Kanit Pengelolaan Uang Rupiah BI Harapkan Bank Membuka Cabang Dipulau Terpencil

jika masyarakat ingin mengambil uang dalam jumlah besar, maka mereka harus pergi ke Pinang atau Kota Pontianak.

Kanit Pengelolaan Uang Rupiah BI Harapkan Bank Membuka Cabang Dipulau Terpencil
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MUZAMMILUL ABRORI
Suasana penyambutan KRI Lemadang yang mengangkut TIM Layanan Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) Bank Indonesia di Dermaga Lantarmal XII, di jalan Kom Yos Sudarso, kota Pontiananak, Kalbar, Selasa (13/8/2019). 

Kanit Pengelolaan Uang Rupiah BI Harapkan Bank Membuka Cabang Dipulau Terpencil

PONTIANAK - Tim ekspedisi Bank Indonesia yang bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut Republik Indonesia telah menyelesaikan kegiatan Kas Keliling Bank Indonesia di Kepulauan Terluar, Terdepan dan Terpencil (3T), dan berlabuh di Dermaga Lantamal XII, jalan Kom Yos Sudarso, kota Pontiananak, Kalbar, pada Selasa (13/8/2019) sore.

Tim yang beranggotakan 15 orang ini, telah menyelesaikan rute perjalanannya di enam pulau, yakni pulau Jemaja, Siantan, Midai, Sugibesar, Serasan dan Tambelan.

Baca: Tetapkan Ketua DPRD Tersangka, Monita: Kemungkinan Ada Tersangka Lain

Baca: FOTO: Rumah Ambruk di Komplek Arafah Residence Ampera Raya

Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah, Agus Taufik yang menjadi satu diantara anggota tim 3T menjelaskan, kendala dipulau-pulau tersebut susah untuk menarik uang dalam jumlah besar.

"Untuk kedepannya nanti kita akan lapor kepada pimpinan, agar salah satu bank membuka cabangnya, atau membuka cabang pembantu, atau apa. Karena, kendala disana itu menarik uang payah, mereka hanya dijatah Rp. 2 juta," ungkap Agus.

Ia juga menambahkan, disana  jika masyarakat ingin mengambil uang dalam jumlah besar, maka mereka harus pergi ke Pinang atau Kota Pontianak. (Muzammilul Abrori).

-- 

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved