BNN Harap Orangtua Berperan Aktif dalam Cegah Penyalahgunaan Narkoba Pada Anak dan Remaja

Anak-anak remaja ini kalau kita pelajari, pemikirannya masih belum matang, kadang-kadang terbawa kawan,

BNN Harap Orangtua Berperan Aktif dalam Cegah Penyalahgunaan Narkoba Pada Anak dan Remaja
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ya'M NURUL ANSHORY
Kepala BNN Kabupaten Mempawah, AKBP A.H Daulay saat diwawancarai awak media, Selasa (13/8/2019).   

BNN Harap Orangtua Berperan Aktif dalam Cegah Penyalahgunaan Narkoba Pada Anak dan Remaja

MEMPAWAH -Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mempawah sedang fokus melakukan pencegahan penyalaggunaan narkoba terhadap anak-anak dan remaja di sekolah-sekolah, desa-desa dan para kelompol millenial.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala BNN Kabupaten Mempawah, AKBP Abdul Haris Daulay . Dia menyatakan bahwa pihaknya sedang gencar melakukan sosialisasi kepada para anak-anak dan remaja.

"Kita menyasar anak-anak sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA atau SMK. Selain itu BNN Kabupaten Mempawah juga gencar sosialisasi di desa-desa, dan menggunakan media-media massa seperti media sosial instagram, banner yang dipasang di titik-titik strategis dan lain-lain," ujar Abdul Haris Daulay, Selasa (13/8/2019).

Baca: Developer Perumahan Arafah Residence Ungkap Kerusakan Capai 70 Persen

Baca: Uray Juliansyah: Rapat Pleno Penetapan Anggota DPRD Kubu Raya Sesuai Mekanisme

AKBP Daulay mengatakan, BNN bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) guna mewujudkan visi misi Bupati Mempawah, yang ingin menjadikan Kabupaten Mempawah, cerdas, mandiri dan terdepan. Oleh karena itu, guna mendongkrak prestasi siswa dan remaja, mereka harus bersih dari penyalahgunaan narkoba.

"Kita ingin fokus ke remaja-remaja khususnya anak-anak sekolah agar terhindar dair narkoba, karena jika mereka sudah terpengaruh penyalaggunaan narkoba, maka belajarnya akan kurang baik, dan prestasinya menurun," ujar Abdul Haris Daulay

AKBP Daulay menjelaskan, remaja yang sudah terpapar narkoba maka dia cenderung akan menyendiri, menjauhi teman-temannya, sulit untuk bersosialisasi dengan lingkungannya dan malas belajar.

"Anak-anak remaja ini kalau kita pelajari, pemikirannya masih belum matang, kadang-kadang terbawa kawan, pergaulan yang salah, ingin coba-coba dan sebagainya. Itu berdasarkan data assesment anak-anak sekolah yang akan kita rehabilitasi," ujar Abdul Haris Daulay.

Manurutnya, kebiasaan coba-coba itulah yang membuat anak-anak usia sekolah dan remaja rentan terhadap paparan narkoba, ditambahlagi pergaulan yang lepas darikontrol orang tua.

"Saya mengimbau kepada para orangtua khususnya yang ada di Kabupaten Mempawah ini, mohon kita sama-sama menjaga anak-anak kita, terutama remaja-remaja yang masih usia sekolah," imbaunya.

AKBP Daulay mengajak semua orang tua agar berperan aktif menangkal peredaran gelap narkoba, jangan sampai anak-anak menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Untuk itulah perlu adanya tindakan agresif daei orang tua dengan menerapkan pengawasan ketat kepada anak tanpa merusak hubungan kekeluargaan dan sosial anak.

"Kita harus terus mengontrol anak-anak kita, dimana keberadaanya, siapa temannya, kalau memang terlambat pulang apa sebabnya, supaya kita tahu keberadaan dia dimana, dan apa yang dia perbuat," tegasnya.

AKBP Daulay mendesak para orang tua, harus ikut berperan serta dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi remaja melalui pola asuh yang tepat terhadap anak.

"Contoh kecil jika ada anak kita yang belum pulang, bisa saja kita telepon, karena sekarang ini pengawasan kepada anak-anak kita lebih mudah, seperti video call agar kita tahu dimana keberadaannya dan siapa temannya, apa yang sedang dia perbuat," tuturnya.

Sejatinya kata AKBP Daulay, dia ingin sekali anak-anak dan remaja yang ada di Kabupaten Mempawah ini terbebas dari peredaran gelap narkoba. "Harapan saya semoga seluruh masyarakat di Kabupaten Mempawah ini, seluruhnya terhindar dari peredaran gelap narkoba," tandasnya.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved