Gubernur Sutarmidji Kesal Ada Perusahaan Perkebunan Mangkir Rakor Karhutla, Merasa Ditantang

"Mereke (perusahaan red) yang tidak datang hari ini seperti menantang kita. Saya akan tegaskan akan mengambil tindakan tegas," ujarnya

Gubernur Sutarmidji Kesal Ada Perusahaan Perkebunan Mangkir Rakor Karhutla, Merasa Ditantang
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Gubernur Kalimantan Barat, H.Sutarmidji memberikan arahannya saat Rakor penanggulangan karhutla di Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Senin (5/8/2019). Hingga 5 Agustus 2019 titik hotspot di Kalimantan Barat ada 356 titik. 

Gubernur Sutarmidji Kesal Sejumlah Perusahaan Perkebunan Tak Hadir Rapat Koordinasi Karhutla Provinsi

PONTIANAK - Gubernur Kalbar Sutarmidji Kesal sejumlah perusahaan perkebunan sawit tak menghadiri rapat koordinasi Penanggulangan Karhutla bersama seluruh Kalbar di balai petitih Kantor Gubernur. Senin (12/9/2019)

Pria yang akrab disapa Midji itu mengabsen satu persatu Perkebunan sawit yang tidak hadir padahal sudah diundang secara resmi oleh Pemprov Kalbar pada perusahaan yang dideteksi oleh satelit terdapat titik api.

"Mereke (perusahaan red) yang tidak datang hari ini seperti menantang kita. Saya akan tegaskan akan mengambil tindakan tegas," ujarnya

Baca: Lakukan Rakor Penanganan Karhutla, Sutarmidji Tegaskan Pimpinan Perusahaan Harus Datang

Baca: Yonkav 12 Beruang Cakti Terima Bantuan Hewan Kurban Dari Gubernur Kalbar, Sutarmidji

Baca: Sutarmidji Harap Komisi Penyiaran Indonesia Jadi Komisi Independen Laksanakan Tupoksinya

Ia menegaskan sangat serius menangani sejumlah perusahaan yang abai dan lalai terhadap lahan konsesi yang diketahui terbakar.

"Perusahaan yang datang hari ini harus ada action jangan diam saja," ujarnya. 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved