Sinergitas Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla PT GKM dan Polsek Sekayam

Agung Raharjo menambahkan, Patroli Rutin bersama tim Polsek Sekayam terus kita lakukan.

Sinergitas Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla PT GKM dan Polsek Sekayam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Patroli titik api bakar ladang bersama Tim PT GKM, Polsek Sekayam, KLHK dan Gakkum belum lama ini 

Sinergitas Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla PT GKM dan Polsek Sekayam

SANGGAU- Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjadi salah satu kegiatan rutin yang sudah dilakukan oleh PT Global Kalimantan Makmur (PT GKM) bersama pihak Kepolisian Sektor Sekayam kepada masyarakat di sekitar wilayah PT GKM.

Menyadari bahwa kegiatan bakar ladang adalah merupakan kearifan lokal bagi masyarakat Kalimantan Barat pada umumnya menjadikan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan Karhutla menjadi fokus yang sangat penting.

PT GKM sebagai salah satu Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Wilayah Kecamatan Sekayam mengambil peran penting dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

Baca: Waka Polsek Entikong Pimpin Pengecekan Titik Hotspot

Baca: Terobosan Baru: Kelompok 62 KKL IAIN Pontianak, Buat Keripik Kelapa di Desa Jeruju Besar

"Dari sosialisasi ke karyawan yang notabene adalah masyarakat lokal, penjagaan dan penanggulangan lokasi bakar ladang agar tidak meluas ke perkebunan perusahaan dan hutan disekitarnya, "kata Humas PT GKM, Agung Raharjo melalui rilisnya, Minggu (11/8/2019).

PT GKM telah menyediakan sarana dan prasarana berupa Damkar yang memadai serta memiliki Tim Kesigapan Tanggap Darurat (TKTD) Karhutla yang didalamnya terdiri dari karyawan yang sudah mendapatkan training penggunaan alat-alat pemadam api agar selalu siap dan siaga atas kejadian-kejadian Karhutla/hotspot wilayah PT GKM.

Kapolsek Sekayam AKP Efadhoni Lilik Pamungkas bersama anggota Polsek Sekayam secara rutin terus melakukan sosialisasi kesadaran hukum kepada masyarakat bahwa pembukaan lahan dengan cara dibakar mengakibatkan terjadinya pencemaran dan kerusakan fungsi lingkungan hidup sesuai dengan UU Nomlr 18 Tahun 2014 Pasal 48 Ayat 1.

Agung Raharjo menambahkan, Patroli Rutin bersama tim Polsek Sekayam terus kita lakukan.

"Dan dapat kita pastikan bahwa titik api yang ada bukan dari lahan milik PT GKM, melainkan enclave lahan masyarakat untuk berladang. 

Karena sampai saat ini PT GKM belum ada buka lahan baru untuk tanam sawit, "ujarnya.

Sebelumnya juga digelar pertemuan antara PT GKM, Polsek Sekayam, KLHK, dan GAKKUM menjadi singergitas positif dan bukti bahwa perusahaan ikut berperan aktif dalam pencegahan dan penaggulangan Karhutla terutama yang masuk dalam ijin lokasi perusahaan.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved