Prakiraan Cuaca

BMKG Perkirakan Kalbar akan Turun Hujan

Badai "LEKIMA" sudah pada tekanan 980 hPa, sementara Badai "KROSA" masih berada pada tekanan udara 965 hPa.

Citizen Reporter

Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Erika Mardiyanti, S.Kom., M.Si.

PONTIANAK- Kota Pontianak dan sekitarnya terhitung sudah sekitar 15 hari tidak hujan sejak hujan terakhir tanggal 26 – 27 Juli 2019.

Sebagian wilayah di Kab. Ketapang terhitung hari tanpa hujan sudah dalam kategori Sangat Panjang (31 – 60 hari).

Kondisi ini memicu banyaknya jumlah hotspot saat ini di Kalimantan Barat.

Berdasarkan analisis garis angin menunjukkan angin di sekitar Kalimantan Barat bergerak ke arah utara menuju pusat Badai “LEKIMA”.

Selain Badai tersebut, di dekatnya terdapat juga Badai "KROSA".

Diduga adanya 2 Badai tersebut menyebabkan massa udara di Kalbar tergerak menuju pusat badai sehingga Kalbar tidak ada hujan.

Badai "LEKIMA" sudah pada tekanan 980 hPa, sementara Badai "KROSA" masih berada pada tekanan udara 965 hPa.

Baca: Titik Panas Masih Terdeteksi di Indonesia, Malaysia dan Beberapa Negara ASEAN

Baca: Peduli Bencana Kabut Asap, Komunitas Bantu Pendidikan Kita dan Gojek Pontianak Bagikan Masker Gratis

Badai "LEKIMA" diprakirakan sudah punah pada tanggal 13 Agustus 2019, sementara Badai "KROSA" akan punah sekitar tanggal 15 Agustus 2019.

Halaman
12
Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved