Kejaksaan Negeri Pontianak Tahan Dua Pimpinan PT Asuransi Jasindo Terkait Dugaan Tipikor

Keduanya ‎yang ditetapkan sebagai tersangka bersama tersanggka MTB selaku Kacab Jasindo pontianak dalam perkara dugaan tipikor

Kejaksaan Negeri Pontianak Tahan Dua Pimpinan PT Asuransi Jasindo Terkait Dugaan Tipikor
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Dua unsur pimpinan PT Asuransi Jasindo (Persero) di tahan Kejari Pontianak 

Kejaksaan Negeri Pontianak Tahan Dua Pimpinan PT Asuransi Jasindo Terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi

PONTIANAK - Kejaksaan Negeri Pontianak melakukan penahanan dua orang unsur pimpinan PT Asuransi Jasindo (Persero) terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi pada Kamis (8/8/2019)

Dua orang yang termasuk unsur pimpinan PT Asuransi Jasindo (Persero) yakni DS yang menjabat Kepala Divisi Klaim Asuransi Jasindo kantor Pusat dan RTW selaku Direktur Teknik dan Luar Negeri Asuransi Jasindo Kantor Pusat.

Keduanya ‎yang ditetapkan sebagai tersangka bersama tersanggka MTB selaku Kacab Jasindo pontianak dalam perkara dugaan tipikor pada proses dan pencairan pembayaran atas klaim tenggelamnya kapal tongkang Labroy 168 diperairan Kepulauan Solomon.

Seperti di ketahui Peristiwa tenggelamnya sendiri terjadi pada sekitar bulan Oktober 2014 dan baru diajukan klaimnya pada tahun 2016.

Baca: FOTO: Kejari Pontianak Rilis Pengungkapan Dugaan Korupsi Pembayaran Klaim Asuransi PT Jasindo

Baca: Rusman Ali Apresiasi Asuransi Jasindo

Danpembayaran klaim terjadi pada bulan Desember 2018, dan Ketiganya orang unsur pimpinan PT Asuransi Jasindo ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Pidsus Kejari Pontianak.

Kasipidsus Kejari Pontianak Juliantoro menuturkan para ketiga orang ini telah di tetapkan sebagai tersangka setelah penyidik Pidsus Kejari Pontianak yang dipimpin Kajati Kalbar dan Kajari Pontianak menggelar ekspose kasus.

"Adapun modus operandi para tersang dengan memproses secara tidak cermat dan tidak dilakukan verifikasi atas berkas permintaan pencairan klaim tenggelamnya Kapal Tongkang Labroy 168 yang diajukan oleh PT Pelayaran Bintang Kapuas Armada ,"ujar Kasipidsus Kejari Pontianak pada Kamis (8/8/2019)

Baca: Pemkab Imbau Petani Ketapang Ikut Asuransi Jasindo

Baca: Jasindo Hadirkan Asuransi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rp 2,5 Juta

Dikatakannya lagi," akibatnya dari hal tersebut negara dirugikan sebesar sekitar Rp. 4,7 milyar. Dan saat ini ketiga tersangka akan dititipkan ke Rutan Pontianak untuk menjalani masa penahanan untuk 20 hari kedepan."katanya.

Selain itu Juliantoro menuturkan dalam kasus masih lakukan penyidikan pengembangan dan tidak menutupkan kemungkinan akan ada tersangka baru sambil menunggu hasil pemeriksaan saksi saksi dan para tersangka.

Dan untuk saat ini tersangka MTB ini tidak hadir atas panggilan pemeriksaan oleh penyidik dengan alasan ada urusan kantor.

"Untuk itu dijadwalkan pada pemeriksaan minggu dengan," pungkasnya.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved