Puteri Remaja Kalbar 2019 Dita Octari Mauludea Perankan Satu Tokoh di Film 'Bede'

Pemain yang diambil memalui casting juga beragam dari usia anak-anak, remaja, hingga dewasa.

Tayang:
Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Puteri Remaja Kalbar 2019 Dita Octari Mauludea Perankan Satu Tokoh di Film 'Bede' 

Kemudian ia meliat ada karya anak kalbar yang akan ditampilkan dengan judul Bede Film. Ia pun tertarik sekali untuk mengikuti casting nya.

"Allhamdulillah saya terpilih bersama teman teman lainnya dan yang saya persiapkan sekarang kesehatan dan selalu berusaha memberikan yang terbaik. Karna di Bede film terdapat anak anak remaja orang dewasa yang berprestasi yang juga ikut terlibat di film ini ," ujarnya.

Dita Octari Mauludea
Dita Octari Mauludea (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)

Namun sampai saat ini terkait karakter apa yang akan ia perankan belum lah diberitahukan.

Ia berharap setelah menjadi bagian dari tokoh dalam Film Bede bersama teman teman yang lain bisa memberikan yang terbaik untuk penikmat seni perfilman dan merasa puas akan karya anak Kalbar.

"Selalu merasa bangga menjadi anak Kalbar yang ikut memajukan dan mengembangkan dunia perfilm untuk provinsi tercinta Kalimantan Barat," ujarnya.

Ia berpesan untuk seluruh remaja di Kalbar untuk terus lah berprestasi salah satu nya dengan adanya film ini dengan menonton film bede berarti sudah menunjukan kalau masyarakat Kalbar bangga dengan karya anak Kalbar.

"Hal kecil saja sudah bisa bermanfaat untuk Kalbar. Biar karya karya anak Kalbar tetap selalu melebarkan sayapnya," pungkas Dita Octari Mauludea. 

Remaja Harus Terbuka

Dita Octari Mauludea berpendapat, untuk memanfaatkan kemajuan diera milenial ini kita harus bisa memindai positif dan negatif serta dampak dari media.

"Maka remaja harus terbuka dan cerdas dalam memilih (media). Baik dalam mendengarkan masukan dan memberikan tanggapan," katanya.

Namun keterbukaan untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan agar tau positif atau negatif tidak hanya dari akses media saja, bisa juga dengan mendengarkan arguman pendapat dari remaja lainnya.

"Jika sudah tahu hal yang didapatkan positif lantas akan terfikir dan terlintas jika saya melakukan ini maka saya akan mendapat kan hal yang seperti ini (bermanfaat bagi diri sendiri dan orang banyak)," jelasnya.

Ia melanjutkan "sebaliknya, sudah mendengarkan pendapat dari remaja lain bahwasanya semisal ini yang negatif masih ingin ditiru? Dicontoh? Maka akan terlintas di fikiran akibat apa nantinya yang saya dapatkan jika menerima informasi negatif dan mencontohnya," kata Dita.

Itu cara yang selama ini ia terapkan dalam memberikan pandangan untuk remaja Kalbar, karna dengan menjadi Duta Remaja Kalbar, ia ingin memberitahu yang postif dan negatif serta akibatnya kepada semua remaja Kalbar.

"Agar tidak salah pilih selagi masih remaja ukir prestasi dan berikan manfaat bagi semua orang, memberikan magnet agar remaja ikut ke hal positif dalam membangun karakter penerus remaja Kalbar," katanya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved