Pemda Sikapi Penelantaran Anak Gadis Difabel di Kapuas Hulu, KPPAD Kalbar Masih Bungkam

Lebih miris lagi korban ditemukan petugas berada di dalam kolong (kandang) rumah warga setempat.

Pemda Sikapi Penelantaran Anak Gadis Difabel di Kapuas Hulu, KPPAD Kalbar Masih Bungkam
net
ilustrasi

Pemda Ambil Langkah Terkait Penelantaran Anak Gadis Difabel di Kapuas Hulu, KPPAD Kalbar Pilih Tak Berstatement

KAPUAS HULU - Dugaan adanya penelantaran dan kekerasan fisik di Kecamatan Putussibau Utara terhadap seorang anak gadis difabel berinisial MT berusia sekitar 26 tahun.

Dimana saat ini yang korban sudah dievakuasi oleh Kepolisian dan Tagana Kabupaten Kapuas Hulu, ke RSUD Kapuas Hulu, untuk mendapatkan perawatan medis karena kondisi korban sangat meprihatinkan.

Lebih miris lagi korban ditemukan petugas berada di dalam kolong (kandang) rumah warga setempat.

Korban diduga lari dari keluarganya yang disebut-sebut tidak pernah mengurusnya. Sementara, korban penderita cacat fisik.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Kapuas Hulu Martha menyatakan kalau dirinya sudah memerintahkan stafnya untuk mengurus semua administrasi korban yang ada di rumah sakit.

Baca: KPU Pastikan Caleg Terpilih di Kapuas Hulu Sudah Laporkan LHKPN

Baca: Bupati Ajak Masyarakat Kapuas Hulu Pasang Bendera Merah Putih

Baca: Hanya Tiga Parpol Hadiri Rapat Evaluasi Kampanye Pemilu di Kapuas Hulu

"Saya tak ada di Kapuas Hulu, masih di Jakarta sedang mengikuti kegiatan. Tapi staf saya sudah saya hubungi untuk mengurus korban di rumah sakit," ujarnya kepada Tribun Pontianak via WhatsApp, Rabu (7/8/2019).

Sementara itu pihak KPPAD Kalbar saat dikonfirmasi Tribun Pontianak via WhatsApp, bagaimana menanggapi kasus dugaan penelantaran anak gadis di Kabupaten Kapuas Hulu, lebih memilih tidak banyak berstatement.

"Mohon maaf ya Hakim, saya belum bisa kasih statement apapun, karena saya belum ada kontak dengan pihak-pihak yang terkait di Kapuas Hulu mengenai kasus tersebut. Kalo saya comment dengan hanya berdasarkan berita, yang ada takutnya terjadi misscom," ungkapnya dengan singkat.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved