PT KIP di Ketapang PHK Nyaris Separuh dari Total Karyawannya, Tak Lagi Mampu Bayar Gaji

Menurut Herdiansyah kebijakan rasionalisasi karyawan tersebut dilakukan dalam dua tahap

PT KIP di Ketapang PHK Nyaris Separuh dari Total Karyawannya, Tak Lagi Mampu Bayar Gaji
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NUR IMAM SATRIA
Humas PT KIP, Herdiansyah saat ditemui awak media di kantornya, Selasa (06/08/2019). 

PT KIP di Ketapang PHK Nyaris Separuh dari Total Karyawannya, Tak Lagi Mampu Bayar Gaji

KETAPANG - Sebanyak 70 karyawan yang bekerja di PT Ketapang Industrial Park (KIP) yang berlokasi di Desa Sungai Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawan Kabupaten Ketapang akan dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). 

Hal tersebut dibenarkan oleh Humas PT KIP, Herdiansyah saat dikonfirmasi Tribun Pontianak, Selasa (06/08/2019).

Menurut Herdiansyah hal tersebut merupakan kebijakan rasionalisasi dari pihak perusahaan karena kondisi keuangan perusahaan yang tidak lagi mampu menggaji seluruh karyawannya yang berjumlah sekitar 150 an orang.

Baca: Pemda Ketapang Dorong Pembangunan Rumah Adat untuk Kelestarian Budaya

Baca: Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang Kini Miliki Rumah Adat

"Jadi saat ini keuangan perusahaan hanya mampu membayar gaji mungkin setengah dari jumlah seluruh karyawan itu yang disampaikan oleh pemegang saham. Untuk itu dilakukan lah rasionalisasi ini," ucap Herdiansyah.

Karyawan yang dilakukan rasionalisasi ini pun diakui Herdiansyah kebanyakan dari bagian kontruksi, yang mana seluruh karyawan tersebut memiliki kinerja yang baik dan tidak ada kendala selama bekerja.

Menurut Herdiansyah kebijakan rasionalisasi karyawan tersebut dilakukan dalam dua tahap, yang pertama dilaksanakan pada akhir bulan Juli kemarin dan tahap duanya akan dilakukan dalam bulan Agustus ini.

Baca: Siswa SMAN 1 Ketapang, Wirendi Angga Rahmawan Wakili Kalbar Jadi Paskibraka Nasional 2019

Baca: Peringatan Dini, 73 Titik Panas Terpantau di Kabupaten Ketapang

"Pihak perusahaan tetap membayarkan seluruh pesangon mereka. Bagi karyawan yang terkena dampak rasionalisasi ini juga akan kami prioritas kan jika melamar di perusahaan-perusahaan yang ada di lingkungan PT KIP," paparnya.

Sebelumnya diakui Herdiansyah, pihaknya juga telah melakukan konsultasi dengan pihak Disnakertrans Ketapang sebelum melaksanakan kebijakan tersebut. 

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved