Pemda Ketapang Dorong Pembangunan Rumah Adat untuk Kelestarian Budaya

Dengan demikian, diharapkan kedepan pembangunan rumah adat untuk suku lainnya akan terus terlaksana.

Pemda Ketapang Dorong Pembangunan Rumah Adat untuk Kelestarian Budaya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NUR IMAM SATRIA
Bupati Ketapang, Martin Rantan secara simbolis mencurahkan semen sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah adat Jawa di Kabupaten Ketapang. Senin (05/08/2019) 

Pemda Ketapang Dorong Pembangunan Rumah Adat untuk Kelestarian Budaya di Ketapang

KETAPANG - Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH, M.Sos mengatakan dengan dibangunnya Rumah Adat Jawa maka semakin bertambah rumah adat yang ada di Kabupaten Ketapang.

Dengan demikian, diharapkan kedepan pembangunan rumah adat untuk suku lainnya akan terus terlaksana.

"Kita berharap Rumah Adat yang ada kelak dapat dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai wadah pertemuan adat, kegiatan seni budaya dan hal-hal yang bertujuan positif," katanya saat memberikan sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan rumah adat Jawa di Ketapang, Senin (05/08/2019).

Martin menjelaskan, kalau Indonesia khususnya Ketapang kaya akan kebudayaan, yang mana kekayaan itu harus disyukuri termasuk kebudayaan rumah adat yang harus disyukuri keberadaannya dan harus dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan positif dan harus bersama-sama dijaga.

Baca: Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang Kini Miliki Rumah Adat

Baca: Siswa SMAN 1 Ketapang, Wirendi Angga Rahmawan Wakili Kalbar Jadi Paskibraka Nasional 2019

"Kita harus saling mensuport satu dengan yang lain, saling menjaga kerukunan antar sesama agar Ketapang terus kondusif agar pembangunan bisa berjalan lancar dan sukses," paparnya.

Martin menambahkan, kalau untuk pembangunan tahap pertama ini, Pemda sendiri menganggarkan sebesar Rp 1 Miliar lebih.

Baca: Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Adat Jawa di Ketapang

Baca: Tim UKL Polres Ketapang Amankan Motor dan Pengendara Saat Lakukan Aksi Balap Liar

Memang diakuinya belum bisa mencukup hingga tahap finishing pembangunan, namun diakuinya Pemda tentu akan terus mensuport pembangunan hingga selesai.

"Nanti akan terus dilanjutkan penganggarannya, atau kedepan siapapun yang nanti terpilih menjadi Kepala Daerah harus peduli dengan semua kebudayaan yang ada di Ketapang khususnya," pungkasnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved