PMII Harap Semua Pihak Terima Putusan MK Sebagai Pendidikan Politik

Namun, lanjutnya, jika ada beberapa temuan terkait penyelenggara yang diduga bermain, Kadafi menegaskan mesti di laporkan ke DKPP.

PMII Harap Semua Pihak Terima Putusan MK Sebagai Pendidikan Politik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ketua PKC PMII Kalbar, Mu'ammar Kadafi 

PMII Harap Semua Pihak Dapat Terima Putusan MK Sebagai Pendidikan Politik

PONTIANAK - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Barat berharap semua pihak dapat menerima hasil dari Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pileg untuk PKB Kalbar di dapil Sanggau - Sekadau.

Seperti yang diketahui, pembacaan putusan tersebut awalnya direncakan akan dibacakan pukul 16:00 WIB sore tadi, namun memang ditunda hingga dengan ba'da Salat Isya.

"Sebagai pendidikan politik yang baik kedepannya semua pihak harus menerima putusan MK," kata Muammar Kadafi, Ketua PKC PMII Kalbar, Selasa (06/08/2019).

Namun, lanjutnya, jika ada beberapa temuan terkait penyelenggara yang diduga bermain, Kadafi menegaskan mesti di laporkan ke DKPP.

Baca: PMII Gelar Aksi Kemanusiaan Terkait Kasus Meninggalnya Anak Disabilitas di PLAT

Baca: Gelar Aksi di Kantor DPRD Kota Pontianak, Ini Tuntutan PMII Kota Pontianak

"Jangan sampai ada intrik dari penyelenggara," timpalnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jika sejak awal pleno penetapan perhitungan suara di KPU Sanggau sudah menjadi persoalan karena ada salah satu PPK yang tidak bisa menyertakan dokumen DAA1 maupun DA1 sepanjang proses Pleno.

Seharusnya, kata dia, Bawaslu tegas menghentikan proses.

Baca: Jadwal Putusan MK Untuk PHPU Pileg Kalbar, Tiga Parpol Masih Menunggu

Baca: Putusan MK Hasil Sengketa PHPU Pileg 2019, Mulai Tanggal 6-9 Agustus 2019

Ditambah lagi ketika Situng KPU yang pengisian angkanya berbasis formulir C1 menunjukkan PKB menang dan seharusnya mendapatkan kursi yang ke delapan untuk dapil 6.

"Nah jika ini memang terbukti silahkan laporkan penyelenggara pemilu tersebut ke DKPP berdasarkan bukti-bukti yang jangan sampai ada pihak yang dirugikan oleh putusan MK," katanya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved