Bupati Muda Sikapi Penangkapan Dua Warga Pelaku Karhutla di Kubu Raya: Harus Jadi Efek Jera

"Ya sudah itu efek jera, habis kalau tidak begitu tidak akan ada efek jera," ujar Muda kepada tribun Pontianak, Senin (05/08/2019).

Bupati Muda Sikapi Penangkapan Dua Warga Pelaku Karhutla di Kubu Raya: Harus Jadi Efek Jera
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SEPTI DWISABRINA
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan saat menghadiri sosialisasi terkait Karhutla, di aula kantor camat sungai raya, Kamis (01/08/2019) 

Bupati Muda Sikapi Penangkapan 2 Warga Pelaku Karhutla di Kubu Raya: Harus Jadi Efek Jera

KUBU RAYA - Terkait penangkapan dua orang warga Kubu Raya dalam kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhuta) Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan memberikan tanggapannya.

Muda sapaan akrabnya, mengatakan jika penangkapan ini sebagai upaya untuk memberikan  efek jera terhadap pelaku kasus Karhutla.

"Ya sudah itu efek jera, habis kalau tidak begitu tidak akan ada efek jera," ujar Muda kepada tribun Pontianak, Senin (05/08/2019).

Selain itu, Muda menambahkan, sudah ada pihak berwenang yang bertugas melakukan penangkapan dan disertai bukti yang valid.

Baca: Dewan Terima Laporan Raperda RPJMD Pemkab Kubu Raya

Baca: 125 CPNS Kubu Raya Dapat SK Pengangkatan, Ada yang Sudah 9 Tahun Menanti

"Itukan sudah kewenangannya aparat, dan memang sudah ada undang-undangnya. Kalau sudah jelas buktinya, pembakar. Ini sudah kewenangan, kita tidak bisa bicara melampaui kewenangan kita," tutur Muda.

Muda tak henti-hentinya memghimbau masyarakat Kubu Raya, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Berbagai upaya telah banyak di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya dan pihak-pihak terkait.

Baca: Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pontianak Laksanakan Program KKU di Desa Sungai Itik Kubu Raya

Baca: KPU Pontianak dan Kubu Raya Evaluasi Pelaksanaan Kampanye

"Ndak usah coba-coba lagilah, jangan sampai ada yang bakar (lagi)," papar Muda.

Dalam hal ini, Pemkab Kubu Raya tetap akan tetap mengkawal Kasus Karhutla ini dan berupaya lebih maksimal lagi kedepannya untuk menekan kasus tersebut. (Septi Dwisabrina)

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved