Laka Maut

Kronologi Kecelakaan Maut Mobil Dinas Pemkot Singkawang di Selakau Versi Polres Sambas

Akibatnya, kecelakaan pun tidak bisa lagi dihindari. Sehingga kedua mobil itu pun bertabrakan pada siang tadi.

Kronologi Kecelakaan Maut Mobil Dinas Pemkot Singkawang di Selakau Versi Polres Sambas
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
KRONOLOGI Kecelakaan Maut Mobil Dinas Pemkot Singkawang, Satu Meninggal Dunia & Empat Luka Parah 

Begini Kronologis Kecelakaan di Desa Sungai, Rusa Kecamatan Selakau

SAMBAS - Kapolres Sambas AKBP Permadi Syahids Putra, melalui Kasat Lantas Polres Sambas AKP Andhika Yudistira Maeyasa Dezchy, memberikan keterangan terkait persitiwa kecelakaan di Sungai Rusa, Kabupaten Sambas, yang melibatkan mobil dinas Pemkot Singkawang, Senin (5/08/2019)

Ia menjelaskan,dugaan terjadinya kecelakaan itu bermula dari mobil Daihatsu Grandmax yang di kendarai Sarni (42) mengalami pecah ban.

"Mobil Gran Max yang dikendarai oleh Saudara Sarni berjalan dari arah singkawang menuju arah Pemangkat dengan kecepatan sedang diperkirakan 60/70 km/jam," ujarnya, Senin (5/8/2019).

"Setibanya di lalan raya Desa Sungai Rusa, Kecamatan Selakau, roda mobil Daihatsu Grand Max mengalami pecah ban, dan banting setir ke kanan jalan. Namun pada saat bersamaan ada mobil Toyota Rush dari arah Pemangkat menuju Singkawang," jelasnya.

Akibatnya, kecelakaan pun tidak bisa lagi dihindari. Sehingga kedua mobil itu pun bertabrakan pada siang tadi.

Baca: Kecelakaan Maut Mobil Dinas Pemkot Singkawang Renggut Korban Jiwa, Berikut Keterangan Polres Sambas

Baca: Kadis Agus Priyatno Angkat Bicara Soal Kecelakaan Maut Mobil Dinas Pemkot Singkawang

Baca: Kondisi Korban Selamat Kecelakaan Maut Mobil Dinas Pemkot Singkawang, Ada yang Patah Rusuk dan Kaki

"Karena jarak sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan lagi. Hingga mengakibatkan penumpang Daihatsu Grand Max meninggal dunia di TKP. Sementara sopir Daihatsu Grand Max, sopir Toyota Rush dan penumpang dirawat di RSUD Abdul Aziz Singkawang," katanya.

Dari kejadian tersebut, diperkirakan Kerugian Materil sekitar Rp 30.000.000,-

Kesimpulan sementara, pengguna mobil Gran Max diduga lalai saat mengendarai mobilnya.

"Kesimpulan Sementara, menurut keterangan para saksi dan kerusakan barang bukti pengendara Mobil Gran Max diduga lalai pada saat mengendarai kendaraannya," tutupnya

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved