Gempa Bumi Belum Dapat Diprediksi, BMKG Imbau Tak Termakan Isu

masyarakat dihimbau agar tetap tenang namun waspada dan tidak percaya kepada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Jamadin
Kolase
Peringatan Dini BMKG untuk Wilayah Kalbar di Hari Pencoblosan Rabu 17 April 2019 

Citizen Reporter

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, RAHMAT TRIYONO, S.T., Dipl. Seis, M.Sc

PONTIANAK- Terkait dengan berkembangnya berita yang viral di media sosial bahwa akan terjadi gempa besar berkekuatan M 9,0 pasca terjadinya gempa Banten M 6,9 maka dengan ini kami memberikan tanggapan sebagai berikut:

Pertama, Isu yang berkembang tersebut tidak benar, karena peristiwa gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi oleh siapapun: kapan, di mana, dan berapa kekuatannya.

Kedua, Gempa bumi terjadi akibat deformasi batuan yang terjadi secara tiba-tiba pada sumber gempa yang sebelumnya mengalami akumulasi medan tegangan (stress) di zona tersebut, pengaruh penjalaran stress untuk proses  selanjutnya secara kuantitatif masih sulit untuk diketahui.

Baca: VIDEO: Penobatan Ayah dan Bunda GenRe Kabupaten/Kota se-Kalbar

Baca: Suka Cita Dalam Komunitas Hijabers Mom Pontianak

Ketiga, Teori yang berkembang saat ini baru dapat menjelaskan bahwa sebuah gempabumi utama dapat membangkitkan atau memicu aftershocks dan masih sulit untuk memperkirakan Gempa besar rentetannya seperti beberapa kasus gempabumi doublet,  triplet (dua atau tiga kejadian gempabumi tektonik dlm waktu dan lokasi yg relatif berdekatan), dan seterusnya

Keempat, masyarakat dihimbau agar tetap tenang namun waspada dan tidak percaya kepada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Kelima, Dan yang lebih penting dan urgent adalah melakukan langkah-langkah mitigasi terkait kesiapan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi.

Siapkan bangunan rumah anda sesuai dengan konstruksi aman gempa, siapkan perabotan-perabotan yang kuat dan dapat menjadi tempat perlindungan sementara saat terjadi gempa, siapkan jalur evakuasi yang aman di lingkungan tempat tinggal anda, selanjutnya agar terus berlatih utk evakuasi mandiri, dan terus monitor infobmkg baik melalui sosial media, mobile Apps, website, ataupun kanal-kanal resmi BMKG.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved