KPAID Kubu Raya: Kasus Kekerasan Terhadap Anak Masih Tinggi
Ya memang, yang kami dapati dan kami tangani selama ini memang sangat miris ya, bahwa memang tingkat kekerasan kita sangat tinggi.
KPAID Kubu Raya: Kasus Kekerasan Terhadap Anak Masih Tinggi
KUBU RAYA - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kubu Raya, Diah Savitri mengungkapkan kasus kekerasan terhadap anak sangat tinggi, terutama kasus Kekrasan seksual.
"Ya memang, yang kami dapati dan kami tangani selama ini memang sangat miris ya, bahwa memang tingkat kekerasan kita sangat tinggi. Kasus ini kebanyakan malah dari kekerasan seksual dan itu sangat miris," ucap Diah Savitri, Rabu (31/07/2019)
Menurut Diah Savitri, pencegahan terhadap kasus ini adalah tugas dan tanggungjawab bersama dari KPAID, pemerintah dan pihak-pihak terkait.
Baca: Ucapkan Selamat HUT Tribun Pontianak ke-11, DAD Sanggau: Semoga Tetap Bermartabat dan Berjaya
Baca: Citra Duani: Pemerintah Tidak Tentukan Harga Pembebasan Lahan Bandara
"Ini tugas kita bersama, tanggung jawab kita bersama dengan pemerintah khususnya, terus lembaga-lembaga yang mungkin selama ini kami berjejaring dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian," ujarnya saat acara peringatan hari anak nasional telah usai.
Ia bahkan menyebutkan ada sepuluh kasus kekerasan terhadap anak yang telah ditangani pihak KPAID Kubu Raya di bulan Januari hingga Juli 2019.
"(Sepuluh kasus) di bulan Januari sampai bulan Juli. 2017 ada 17 kasus, 2018 ada 23 kasus. Kami berharap (tahun 2019) tidak meningkat, mudah-mudahan, kami mauanya stop (berhenti) di sepuluh ini," TAMBAH Diah Savitri.
Selain kekerasan seksual terhadap anak, ada juga beberapa kasus yang ditangani KPAID Kubu Raya, yakni kekerasan terhadap fisik dan hak asuh anak. (Mg2)