adv

STIMIK Pontianak Gelar Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (SINDIMAS) Tahun 2019

STIMIK Pontianak menggelar Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (SINDIMAS) Tahun 2019

Penulis: Anggita Putri | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Suasana Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (SINDIMAS) Tahun 2019 di STIMIK Pontianak, senin (29/7/2019). 

STIMIK Pontianak Gelar Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (SINDIMAS) Tahun 2019

PONTIANAK - STIMIK Pontianak menggelar Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (SINDIMAS) Tahun 2019 dengan tema “Pengembangan Luaran Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Yang Mendukung Pendidikan dan Teknologi Informasi” yang diselenggarakan di Aula lantai 3 STMIK Pontianak, senin (29/7/2019).

Ketua Pelaksana SINDIMAS 2019, David, S.Kom., M.Cs., M.Kom mengatakan Kegiatan Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (SINDIMAS) 2019 bertujuan untuk memberikan wadah kepada Dosen dan peneliti di Indonesia untuk mendiseminasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat serta menumbuhkan inspirasi dengan melakukan berbagai program pengabdian kepada masyarakat yang mendukung pendidikan dan teknologi informasi bagi masyarakat.

"Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk luaran dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan dosen memiliki kewajiban melakukan Publikasi Pengabdian Kepada Masyarakat," ujar David, S.Kom., M.Cs., M.Kom.

SINDIMAS 2019 merupakan kegiatan seminar nasional pengabdian kepada masyarakat yang perdana diselenggarakan oleh STIMIK Pontianak.

Dalam pelaksanaan seminar nasional kali ini, pihak STIMIK Pontianak mendatangkan keynote speaker Ketua Umum INDOCEISS/Guru Besar Ilmu Komputer Universitas GadjahMada Yogyakarta Prof. Dra. Sri Hartati,Rektor Universitas Raharja Dr. PO Abas Sunarya, Rektor Universitas AMIKOM Purwokerto Dr. Berlilana, dan Dr. Djoko Soetarno, DEA Pembina CORIS dan NERIS.

Adapun jumlah makalah yang masuk pada SINDIMAS 2019 adalah 77 makalah yang berasal dari beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia.

Baca: Jadwal Errol Spence Jr Vs Shawn Porter World Boxing Penyatuan Gelar Juara Kelas Welter WBC dan IBF

Baca: LENGKAP HASIL LIGA 2 Pekan 8 - Mitra Kukar Menang Laga Tandang, PSIM Permalukan Pemuncak Klasemen

Baca: Terima 77 Orang KKM IKIP PGRI Pontianak, Ini Harapan Sekda Ketapang

David mengatakan dengan melalui proses review oleh Komite Program akhirnya makalah yang tidak dapat terpublikasi sebanyak 9.1 % sehingga yang diterima dan dipublikasikan dalam e-prosiding SINDIMAS 2019 adalah 70 makalah.

Makalah/Paper yang diterbitkan pada e-Proceeding SINDIMAS 2019 ber-ISBN dimuat pada Open Journal System (OJS) dan sudah terdaftar pada DOI Crossref (Digital Object Identifier).

Bersamaan dengan Kegiatan SINDIMAS 2019, STMIK Pontianak juga mengadakan Lomba Teknologi Informasi INDOCORIS Tingkat Nasional Tahun 2019 dengan Tiga Kategori Lomba yaitu Lomba Animation, Lomba Game Developer Competition dan Lomba Short Movies dari Tanggal 10 April 2019 sampai dengan 15 Juli 2019.

Adapun Pemenang akan diumumkan pada acara pembukaan SINDIMAS 2019 ini.

"Kami mengucapkan selamat kepada para pemakalah yang makalahnya berhasil diterima dan termuat dalam Prosiding SINDIMAS 2019. Sebagai penghargaan kepada para pemakalah yang telah bekerja keras menyiapkan makalahnya maka panitia akan memberikan apresiasi kepada Perguruan tinggi yang mengirimkan Paper terbanyak," ujarnya selaku Ketua Panita Acara SINDIMAS 2019.

Panitia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan pendukung atas terselenggaranya acara ini.

"Kepada keynote Speaker, kami sampaikan terima kasih atas kesediaanya untuk berbagi wawasan dan pengalaman kepada seluruh peserta. Kami sampaikan terima kasih juga kepada seluruh anggota Komite Program karena kesediaannya untuk menyeleksi dan memberikan saran revisi terhadap makalah yang dikirimkan ke SINDIMAS," ujarnya mewakili panita acara.

Pada SINDIMAS 2019 ini, STMIK Pontianak disupport juga oleh Cooperation Computer Research Inter University (CORIS), NERIS (Networking Reserach Indonesian University) dan Indonesian Computer Electronics and Instrumentation Support Society (IndoCEISS).

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved