Inilah Wanita Peraih IPK Tertinggi Program Doktoral Prodi Ilmu Ekonomi Untan

Masa Studi yang ia tempuh hanya 3.8 bulan dan m disertasi yang ia ambil adalah tentang Konvergensi Pendapatan Wilayah dan Fiskal Di Kalbar.

Inilah Wanita Peraih IPK Tertinggi Program Doktoral Prodi Ilmu Ekonomi Untan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Sri Kurniawati, lulusan Program Doktoral Prodi Ilmu Ekonomi Untan saat yudisium di Hotel Aston Pontianak, rabu (24/7/2019) 

Sri Kurniawati Raih IPK Tertinggi Program Doktoral Prodi Ilmu Ekonomi Untan

PONTIANAK - Sri Kurniawati menjadi lulusan terbaik Program Doktoral Ilmu Ekonomi Universitas Tanjungpura dan meraih IPK 3.95 pada wisuda Univerisitas periode 2019/2020 yang dilaksanakan di Auditorium Untan, kamis (25/7/2019)

Sri berhasil meraih IPK tertinggi untuk Program Doktor Ilmu Ekonomi dan menjadi satu diantara lima orang yang lulus program Doktor dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan.

Ia mengatakan untuk program doktor yang diwisuda pada kali ini yaitu dari Prodi Ilmu Ekonomi tiganya orang dan duanya dari Prodi Manajemen.

Masa Studi yang ia tempuh hanya 3.8 bulan dan m disertasi yang ia ambil adalah tentang Konvergensi Pendapatan Wilayah dan Fiskal Di Kalbar.

Baca: Inilah Wisudawan Untan dengan Predikat Lulusan Terbaik Kelompok IPA

Baca: Wisudawan Untan, Predikat Lulusan Terbaik Kelompok IPS

"Alasan saya mengambil penelitian tersebut adalah karena melihat ketimpangan di Dunia, Indonesia antar pulau bahkan di pulau itu sendiri
yang amat jelas sehingga perlu ada kebijakan pemerintah untuk mengurangi ketimpangan dan bagaimana wilayah yang lambat pertumbuhannya bisa mengejar wilayah yang memiliki pertumbuhan yang tinggi dan lebih cepat ," ujarnya.

Menjadi lulusan terbaik di Program Doktoral bukan lah hal yang mudah banyak usaha dan pengorbanan yang harus ia lakukan.

"Yang jelas saya berusaha sejajar dengan teman-teman yang di atas saya dan saya adalah angkatan kedua. Teman-teman angkata pertama sangat mensupport saya harus tekun belajar dan melakukan penelitian untuk disertasi saya sehingga tidak tertinggal dari teman yang lain dan salah satu yang menjadi alasan saya adalah menjadi seorang doktor adalah hak setiap orang ," ujarnya.

Ia mengatakan banyak kesibukan yang harus ia jalani saat menyelesaikan S3 dan karena ia izin belajar berarti walaupun sebagai siswa Program doktoral ia juga harus mengajar, meneliti dan juga harus melakukan program pengabdian kepada masyarakat.

Baca: FOTO: Wisuda program Doktor, Magister, Profesi, Sarjana dan Diploma Untan

Baca: 146 Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan Akan Diwisuda, Jumlahnya Menurun dari Tahun Lalu

"Sehingga memang berbeda dengan waktu saya S2 di UGM benar-benar murni mejadi mahasiswa. Jadi saya bisa meluangkan sepenuhnya untuk tesis tapi sementara ini saya agak kesulitan membagi waktu dengan segala macam tugas tri dharma sebagai dosen," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved