Dinas Pertanian Sambas Lakukan Pembibitan Beras Varian Ringkak Jundung

"Kita targetkan dalam tiga tahun ini bisa di produksi dalam skala besar. Jadi tahun ini kita mulai sekaligus uji coba.

Dinas Pertanian Sambas Lakukan Pembibitan Beras Varian Ringkak Jundung
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Wawan Gunawan
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Kamis (24/1/2019). 

) Dinas Pertanian Sambas Lakukan Pembibitan Beras Varian Ringkak Jundung

SAMBAS- Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Yayan Kurniawan mengatakan, saat ini Kabupaten Sambas sedang melakukan pembibitan beras Pemangkat. 

Ia katakan, beras dulu yang di kenal dengan brand Beras Pemangkat adalah beras dengan jenis Ringkak Jundung.

Yang mana saat ini bibitnya sudah sangat sulit di cari. Oleh karenanya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas terlebih dahulu melakukan pembibitan Beras jenis Ringkak Jundung tersebut.

"Saat ini untuk varitas atau jenisnya beras Pemangkat ini terlebih dahulu untuk di sediakan benihnya biar bisa jadi unggul dengan masa tanam yang singkat atau lebih produktif," ujar Yayan Kurniawan, Rabu (24/7/2019).

Baca: Sinergitas TNI/Polri Hadiri Rapat Sosialisasi Karhutla di Desa Maboh Permai

"Jadi kita sudah mulai untuk menyiapkannya dalam skala yang cukup besar," tambah Yayan Kurniawan.

Yayan mengungkapkan, saat ini sudah di buat Demplot kurang lebih sebesar 50 hektare untuk menyiapkan bibit Ringkak Jundung yang unggul. 

"Kita sudah ada demplot untuk tanaman pengolahannya itu ada sekitar 50 hektare, untuk di jadikan bibit unggul," jelasnya. 

Setelah bibitnya siap, Yayan menargetkan Beras Pemangkat itu siap di tanam dalam skala besar. 

Baca: Kepala BMKG Menjawab Tantangan dari Apresiasi Yang Diberikan oleh Presiden

Baca: PT Pos Ramai Diperbincangkan, Ini Dia Sejarahnya

Tidak hanya itu, Yayan juga menginginkan dari bibit yang sudah di lakukan serangkaian uji coba itu. Kedepan bisa panen dan produktif, serta tidak kalah dari bibit unggul lainnya. 

"Jadi target kita ini nanti bisa jadi varitas unggulan jadi bisa panen dalam kurun waktu tiga sampai empat bulan. Jadi bisa dua atau tiga kali panen setahun," tegasnya.

Ia pun menargetkan, dalam tiga tahun Beras Pemangkat jenis Ringkak Jundung itu sudah bisa di produksi dan di pasarkan kepada masyarakat.

"Kita targetkan dalam tiga tahun ini bisa di produksi dalam skala besar. Jadi tahun ini kita mulai sekaligus uji coba. Kita tanam lima puluh hektare untuk kita tanam dan uji coba serta sebagai bahan penelitian," jelas Yayan Kurniawan 

"Karena varian Ringkak Jundung ini juga sudah mulai jarang di usahakan. Untuk itu mulai kita tanam dan nanti kita teliti dan lihat terus perkembangannya," tutup Yayan. 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved