BPBD Kalbar Siap Bertugas ‘Zero-kan Hotspot’ Kalbar, Ini Dia Strateginya
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia telah memberikan dukungan untuk personil BPBD Kalbar.
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Septi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar, Lumano menyatakan pihaknya juga siap mencegah kasus Karhutla di Kalbar dengan harapan dapat menjadi nol titik hospot.
"Kita juga akan kerja sama dengan TNI-Polri dan masyarakat peduli api. Pokoknya semua masyarakat, stakeholder. Sehingga memang tingkat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat. Kalau bisa zero (nol) hostpot," ujarnya usai apel pasukan Operasi Bina Karuna Kapuas 2019 di Jl Angkasa Pura II, Kabupaten Kubu Raya (KKR), Rabu (24/7/2019) pagi,
Lanjutnya, dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia telah memberikan dukungan untuk personil BPBD Kalbar.
"Kita sudah support (dukung) dari BNPB RI dengan, kemarin gelar pasukan 1.512 orang nanti akan di turunkan ke 100 desa dan kelurahan, jadi semua kabupaten dan kota dapat," terangnya.

Dari sarana dan prasarana untuk mendukung pencegahan Kasus Karhutla sehingga dapat mengakses wilayah-wilayah yang sulit di jangkau. BPBD memiliki lima helikopter, empat di antaranya adalah water Booming (WB) dan satu untuk patroli.
"Yang paling banyak, masih Kubu Raya. Karena lahan gambutnya juga luas dan kebetulan dekat dengan bandara, jadi memang atensi kita tetap Kubu Raya," ungkapnya. (mg2)