Penusukan di Pinyuh

Motif Anak Kandung Tusuk Ibu dan Adiknya Terungkap, Fakta Lain Mengejutkan

Selain motif tersebut, Kapolsek mengungkapkan fakta mengejutkan atas pengakuan abang kandung pelaku yang juga korban penusukan

Motif Anak Kandung Tusuk Ibu dan Adiknya Terungkap, Fakta Lain Mengejutkan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ANSHORY
Gustiar, korban penusukan oleh kakak kandung di Sungai Pinyuh, terbaring lemah setelah mendapatkan perawatan medis. 

Motif Anak Kandung Tusuk Ibu dan Adiknya Terungkap, Fakta Lain Mengejutkan

MEMPAWAH - Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Shandy WG Suawa mengungkapkan fakta mengejutkan terkait dugaan motif pelaku penusukan kepada ibu dan adik kandungnya, pada Minggu (21/07/2019).

Kapolsek mengungkapkan bahwa pelaku diduga punya dendam karena di usir dari rumah.

Selain motif tersebut, Kapolsek mengungkapkan fakta mengejutkan atas pengakuan abang kandung pelaku yang juga korban penusukan.

"Korban, yakni adik pelaku juga mengaku bahwa SD berniat menjual anaknya dan akan pergi ke Malaysia," ungkap Kapolsek.
"Tapi, itu hanya keterangan sementara, lebih lanjut akan kita laporkan. Kasus ini masih kita dalami," tukasnya.
Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Sungai Pinyuh mengamankan seorang wanita berinisial SD (43) lantaran tega melakukan penusukan kepada ibunya dan menyiram adiknya dengan air panas.

Peristiwa ini terjadi, di Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Minggu (21/7/2019).

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Shandy WG Suawa, membenarkan kejadian teesebut.

Dia mengatakan bahwa saat ini SD sudah diamankan di Mapolsek Sungai Pinyuh guna pemeriksaan lebih lanjut.

AKP Shandy WG Suawa menceritakan, bahwa kronologi kejadian berawal dari SD yang sedang merebus air untuk membuat minuman.

Namun, saat selesai dan diangkat air tersebut disiramkan kepada adinya sendiri, bernama Gustiar (35).

Baca: Jaga Kondusifitas, Anggota Polsek Sungai Pinyuh Rutin Patroli di Objek Vital

Baca: Kapolres Mempawah: Purun, Sungai Pinyuh dan Mempawah Hilir Termasuk Daerah Rawan Pekat

"Ketika disiram air panas, Gustiar berupaya melarikan diri ke luar rumah, namun dikejar oleh pelaku dengan gunting dan berusaha menusuknya, namun dihadang oleh ibunya bernama Maimunah," ungkapnya.

Tusukan gunting yang dilepaskan oleh SD tepat mengenai lambung ibunya sendiri.

Seketika itu juga ibunya tergeletak.

Tak putus di situ, SD kemudian kembali mengejar adiknya dan menusuknya dari belakang.

Baca: Pengedar Sabu di Sungai Pinyuh Sembunyikan Barang Haram Dalam Botol Jamu, Diringkus Polisi

Baca: Tiga Kali Tembakan Peringatan Tak Dihiraukan, Begal di Sungai Pinyuh Dilumpuhkan dengan Timah Panas

"Jadi dalam peristiwa itu, ada dua korban tusukan oleh pelaku dengan gunting, yakni adiknya dan ibunya sendiri," jelas, Kapolsek.

(*)

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Haryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved