Dihadapkan Kerja yang Berat, Hazizah Lebih Tenang dengan JKN-KIS

Memang sejak lama, Hazizah sudah menjadi peserta JKN-KIS yang merupakan program Jaminan Kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Dihadapkan Kerja yang Berat, Hazizah Lebih Tenang dengan JKN-KIS
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
 Ketua KPU Kabupaten Sintang, Hazizah (36), menunjukkan kartu BPJS kepunyaannya. 

Dihadapkan Kerja yang Berat, Hazizah Lebih Tenang dengan JKN-KIS 

SINTANG - Menjadi seorang penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) bukanlah sesuatu yang mudah, bekerja ekstra dengan berbagai macam tantangan kerap dialami Hazizah (36) yaitu sehari-harinya bekerja sebagai seorang Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sintang.

Wanita tangguh yang satu ini, seringkali harus bekerja lembur dan lupa untuk menjaga kondisi kesehatannya demi terselenggaranya pemilihan umum yang sukses dan lancar. Namun kekhawatiran akan kondisi kesehatan lebih ringan dengan adanya Kartu JKN-KIS. 

Memang sejak lama, Hazizah sudah menjadi peserta JKN-KIS yang merupakan program Jaminan Kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Hazizah mengaku, setidaknya dia lebih tenang jika tiba-tiba kondisi kesehatannya menurun dan harus berobat. 

Baca: Syukuri Apa Yang Ada, JKN-KIS Adalah Anugerah

Baca: Suherman: Begitu Bermakna Program JKN-KIS Dalam Kehidupan Keluarga Kami

"Jadi tidak perlu khawatir lagi lah kalau misalnya memang perlu istirahat dan berobat.

Tapi saya juga berharap jangan sering-seringlah pakai kartu ini. Karena ini kan kalau kita sakit saja, saya lebih memilih untuk menambah asupan makan dengan makanan yang bergizi," terang Hazizah. 

Baca: Badan Usaha Serahkan Bantuan CSR Melalui Program Donasi JKN-KIS

Baca: Henri Harahap Ajak Masyarakat Sintang Bergotong Royong Melalui Program JKN-KIS

Meskipun demikian, dirinya berharap semangat masyarakat untuk menjadi peserta JKN-KIS lebih meningkat seperti meningkatnya partisipasi masyarakat menggunakan hak suara. Sebab dengan menjadi peserta JKN-KIS, kita saling membantu sebagai warga negara Indonesia. 

"Bedanya, kalau Pemilu kan kita sama-sama menggunakan hak suara untuk memilih Presiden, Gubernur, Walikota, Bupati, atau Legislatif. Tetapi dengan menjadi peserta JKN-KIS, kita sama-sama memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia," katanya. 

Hazizah pun berharap BPJS Kesehatan terus berinovasi dengan program JKN-KIS ini.

Sehingga memberikan pelayanan yang lebih memuaskan bagi semua peserta.

Misalnya saja berinovasi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang terus berkembang. 

Penulis: Wahidin
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved