Sering Bau Badan Meski Sudah Pakai Deodoran, Sang Ahli Jelaskan Cara Memakainya yang Benar!

Sering Bau Badan Meski Sudah Pakai Deodorat, Sang Ahli Jelaskan Cara Memakainya yang Benar!

Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Sering Bau Badan Meski Sudah Pakai Deodoran, Sang Ahli Jelaskan Cara Memakainya yang Benar! 

Sering Bau Badan Meski Sudah Pakai Deodorat, Sang Ahli Jelaskan Cara Memakiainya yang Benar! 

Aktivitas di luar rumah memungkinkan tubuh untuk menghasilkan keringat berlebih. 

Ketiak merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sering berkeringat.

Selain membuat tidak nyaman, keringat berlebih juga dapat memicu bau badan.

Namun, tak perlu khawatir.

Bila digunakan dengan cara pakai yang tepat, deodoran dapat diandalkan untuk mengatasi masalah ini.

Deodoran tidak hanya asal dioles di kulit ketiak.

Supaya produk deodoran yang digunakan bekerja lebih optimal, penting untuk mengetahui cara pakaiannya.

Dilansir dari hellosehat, dr. Melyawati Hermawan, Sp.KK, menjelaskan bagaimana cara pakai deodoran yang benar. 

Menurut dr. Melyawati, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika pakai produk deodoran.

1. Hindari produk dedoran yang mengandung wewangian

deodoran untuk kulit sensitif

Sudah jadi hal yang lumrah bila kita cenderung memilih produk deodoran yang beraroma harum.

Namun, apa pun varian aromannya, parfum atau wewangian yang ditambahkan dalam produk deodoran justru dapat memicu iritasi.

Khususnya bagi Anda pemilik kulit sensitif.

Dokter Melyawati yang berpraktik di Rumah Sakit Siloam Kebun Jeruk pun mengamini pernyataan tersebut. 

“Berdasarkan penelitian yang sudah ada, pewangi dan pengharum paling sering menyebabkan iritasi di kulit. Kalau orang yang kulitnya sensitif pakai produk mengandung parfum yang terlalu kuat, kulitnya akan sangat mudah iritasi,” terang dr. Melyawati.

Bagi pemilik kulit sensitif, wewangian yang berasal dari minyak esensial juga bisa memicu iritasi di kulitnya.

Oleh sebab itu, penting bagi orang-orang dengan kulit sensitif menghindari produk-produk perawatan diri yang mengandung wewangian.

2. Pakai deodoran di malam hari

pakai deodoran setiap hari

Apakah Anda salah satu orang yang punya kebiasaan pakai deodoran di pagi hari sebelum beraktivitas?

Faktanya, cara pakai deodoran ini tidak tepat.

Para ahli justru menganjurkan pakai deodoran di malam hari. 

Begini, saluran keringat yang ada di ketiak Anda itu diibaratkan sebagai sebuah gang.

Pada siang hari, gang ini cenderung dipenuhi oleh beragam kendaran dan hiruk pikuk orang-orang di sekitarnya.

Sama halnya ketika Anda pakai produk deodoran di pagi atau siang hari.

Produksi keringat yang cenderung lebih banyak di siang hari membuat produk deodoran tidak akan efektif menghambat saluran kelenjar keringat.

Inilah sebabnya, pakai deodoran di malam hari adalah cara efektif untuk mendapat manfaatnya.

“Kalau malam hari kita cenderung lebih tenang. Tidak ada aktivitas fisik seperti naik tangga atau segala macam. Hal ini membuat saluran keringat lebih clear sehingga produk deodoran bisa masuk ke dalam kelenjar keringat lebih dalam. Dengan begitu produksi kelenjar keringat keesokan harinya tidak sampai ke permukaan kulit karena sudah ada produk deodoran yang menyumbatnya,” papar dr. Melyawati. 

3. Selalu cek komposisi bahannya

deodoran menghilangkan bau badan

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved