Prakiraan Cuaca

Curah Hujan Diprakirakan Rendah, Waspada Potensi Munculnya Titik Panas

Informasi kualitas udara PM10 maksimum sebesar 50.77 µg/m3 dengan kategori Sedang terjadi pada tanggal 20 Juli 2019 pukul 12:00 WIB.

Curah Hujan Diprakirakan Rendah, Waspada Potensi Munculnya Titik Panas
BMKG
Peringatan Dini BMKG 

Curah Hujan Diprakirakan Rendah, Waspada Potensi Munculnya Titik Panas

PONTIANAK - BMKG Klimatologi Mempawah mengeluarkan Analisis curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian I (tanggal 1-10) Juli 2019 secara umum terjadi hujan kategori Rendah hingga Menengah dengan curah hujan berkisar antara 21-100 mm/dasarian.

Sifat hujan pada dasarian I Juli 2019 secara umum termasuk dalam kategori Bawah Normal hingga Normal.

Monitoring hari tanpa hujan di Kalimantan Barat terpantau secara umum berada dalam kategori sangat pendek (1-5 hari) hingga kategori pendek (6-10 hari).

Hari tanpa hujan kategori panjang (31-60 hari) terjadi di Kab. Bengkayang (Sei. Duri).

Analisis musim kemarau ZOM 265 (Ketapang bagian selatan) berdasarkan data curah hujan pada 2 dasarian terakhir terpantau dibawah 50 mm/dasarian.

Baca: Pangdam XII/TPR Terkesan Saprahan di HUT Pemkab Kubu Raya, Nyatakan Siap Bersinergi

Baca: Polres Sekadau Adakan Monev Anggaran Tahun 2019 ke Polsek Jajaran

Baca: Muda Mahendrawan: Budaya Saprahan Perekat Generasi Bangsa

Jika data curah hujan dasarian II (tanggal 11-20) Juli 2019 di wilayah tersebut kurang dari 50 mm/dasarian, maka dinyatakan masuk musim kemarau.

Informasi kualitas udara PM10 maksimum sebesar 50.77 µg/m3 dengan kategori Sedang terjadi pada tanggal 20 Juli 2019 pukul 12:00 WIB.

Kondisi indeks Nino 3.4 terpantau sebesar (+0.63) berada pada fase El Nino lemah. Indeks Dipole Mode terpantau sebesar (+0.27) berada pada kondisi Dipole Mode Netral.

Suhu permukaan laut di sekitar wilayah Kalimantan Barat secara umum menunjukan nilai anomali berkisar antara (-0.6) hingga (+0.3).

Secara umum curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian II (tanggal 11-20) Juli 2019 diprakirakan berkisar antara 10-70 mm/dasarian, dimana curah hujan Kalimantan Barat wilayah hulu diprakirakan yang lebih tinggi dibanding curah hujan di wilayah pesisir.

Distribusi curah hujan diprakirakan masih terjadi jeda hujan pada pertengahan sampai akhir dasarian II Juli 2019

Perlu diwaspadai dampak berkurangnya curah hujan, masyarakat dihimbau untuk selalu waspada serta mengantisipasi potensi munculnya titik panas dan berkurangnya ketersediaan air.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved