Sistem Zonasi, Siswa Keluhkan Masalah Perhitungan Jarak dari Rumah ke Sekolah

Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 untuk tahap 2 di SMA N 11 Pontianak sudah dibuka hari ini sampai besok

Sistem Zonasi, Siswa Keluhkan Masalah Perhitungan Jarak dari Rumah ke Sekolah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Suasana antrian PPDB Di SMA N 11 Pontianak, yang menggunakan gedung SMP N 13 Pontianak, rabu (3/7/2019). 

Sistem Zonasi, Siswa Keluhkan Masalah Perhitungan Jarak dari Rumah ke Sekolah

PONTIANAK - Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 untuk tahap 2 di SMA N 11 Pontianak sudah dibuka hari ini sampai besok.

Pendaftaran berlangsung di SMP N 23 Pontianak, di Jalan Tebu, Pontianak Selatan, Rabu (3/7/2019).

Satu diantara siswa yang ikut pada PPDB hari pertama di SMA N 11 Pontianak Patrisia merupakan alumni SMP 17 dan tinggal di Jalan Husen Hamzah, gang Merdeka.

Ia mengatakan adanya SMA N 11 Pontianak ini sangat bagus menambah kuota untuk anak yang tidak lulus bisa daftar disini lagi dan ada peluang juga.

Jadi yang berpreatasi tidak sia2 dan tidak masuk swasta.Kalau swasta inikan mahal .

Peluang untuk masuk mungkin saja bisa. Kalau ndak lulus mau tak mau lah ke swasta.

Baca: Dekan Untan: Pemerintah Harus Siapkan Sarana dan Prasana Untuk Sekolah Yang Dibangun

Baca: Parade Jukung, Kalbar Tampilkan Tugu Khatulistiwa dan Sampaikan Pesan Keluarga Berencana

Baca: PPDB di SMAN 11 Pontianak Dibuka, Animo Orang Tua Siswa Daftarkan Anaknya Sangat Tinggi

Diterapkan sistem zonasi lebih menyulitkan kami sebagai siswa karena yg nilai tinggi bahkan berprestasi gsk bisa masuk, tapi nim rendah asal dekat rumah bisa lulus.Tapi ada juga yg demat bekun tentu lulus. Karena banyak juga yg gunakan surat tands tak mampu.

Orang tua saja mengeluh dan banyak yg kecewam Sebenarnya zonasi membantu tapi penerapannya mungkin masih sedikit menyulitkan pada sistemnya. Bahkan pada perhitungan jarak tidak sesuai.

"Dihitung oleh operator sekolah 3000 KM dan asli 2.5 KM dari rumah ke SMA 4 , teman saya jaraknya 1 KM di operator berubah menjadi 2 KM. Kita mau komplenpun percuma gak akan bisa masuk dan ini jadi SMA N terkahir tempat kami daftra bahkan sebelum tes udah disuruh mundur dari PPDB melihat jarak yang katanya jauh dan disarankan masuk swasta oleh panitia PPDB," pungkasnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved