Sering Makan Permen Pelega Tenggorokan, Hati-hati Bahaya Mengintai Kesehatan Anda!
Sering Makan Permen Pelega Tenggorokan, Hati-hati Bahaya Mengintai Kesehatan Anda! Hanya mengandalkan permen pelega batuk sebenarnya kurang baik.
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
Anda pun harus ingat bahwa permen pelega tenggorokan memiliki kadar gula yang cukup tinggi.
Nah, jika Anda makan permen itu dalam jumlah yang tidak wajar pun dapat meningkatkan gula darah dan berat badan Anda.
Oleh karena itu, bagi para penyandang diabetes harus berhati-hati dalam mengonsumsinya.
Jika Anda sedang hamil, tentu saja harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
Selain itu, Anda juga harus memperhatikan tanda-tanda keracunan permen obat batuk yang mengharuskan Anda pergi ke rumah sakit yakni kencing berdarah, berhalusinasi, pingsan dan tidak sadarkan diri, diare yang tidak kunjung usai, sesak nafas, wajah dan bibir membengkak.
Makan permen pelega tenggorokan bisa timbulkan alergi

Selain gejala di atas, ternyata keracunan permen batuk juga bisa menyebabkan alergi, seperti dermatitis kontak.
Nah, dermatitis kontak ini muncul ketika adanya pemicu yang mengiritasi kulit.
Walaupun tidak berbahaya, reaksi alergi pastinya cukup mengganggu.
Sebuah kasus pernah dilaporkan bahwa terdapat pria berusia 29 tahun mengalami pembengkakan di wajah dan bibir bersisik.
Hal tersebut mulai muncul setelah dia menggunakan pasta gigi dan minum obat pelega tenggorokan berbahan menthol.
Tidak hanya dermatitis kontak, anafilaktik pun dapat terjadi pada orang yang mengonsumsi permen obat batuk secara berlebihan.
Akan tetapi, jarang sekali ditemukan kondisi ini terkait penggunaan menthol.
Mengobati keracunan akibat makan permen pelega tenggorokan

Umumnya, jika Anda keracunan akibat makan permen pelega tenggorokan terlalu banyak, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah pergi ke unit gawat darurat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sering-makan-permen-pelega-tenggorokan-hati-hati-bahaya-mengintai-kesehatan-anda.jpg)