Sering Makan Permen Pelega Tenggorokan, Hati-hati Bahaya Mengintai Kesehatan Anda!

Sering Makan Permen Pelega Tenggorokan, Hati-hati Bahaya Mengintai Kesehatan Anda! Hanya mengandalkan permen pelega batuk sebenarnya kurang baik.

Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Sering Makan Permen Pelega Tenggorokan, Hati-hati Bahaya Mengintai Kesehatan Anda! 

Sering Makan Permen Pelega Tenggorokan, Hati-hati Bahaya Mengintai Kesehatan Anda! 

Ketika batuk mulai menyerang, tenggorokan terasa mengganjal, biasanya pertolongan pertama yang dilakukan adalah makan permen pelega tenggorokan.

Permen yang bisa bantu meredakan batuk ini biasanya disertai dengan rasa mint yang cukup kuat.

Rasa manisnya juga membuat permen yang disebut-sebut sebagai obat batuk ini banyak digemari.

Sayangnya, Anda tidak boleh terlalu banyak makan permen pelega tenggorokan karena kandungan menthol yang ada di dalamnya dapat memicu gejala overdosis, jika dikonsumsi dalam jumlah yang sangat banyak.

Lantas, seperti apa tanda-tanda overdosis permen obat batuk ini?

daun mint

Memang, kandungan menthol di daam permen tersebut menimbulkan sensasi dingin dan menyegarkan.

Namun, ternyata jika terus-terusan dimakan, Anda berisiko keracunan menthol.

Mengonsumsi menthol dalam jumlah yang berlebihan tentu saja dapat menyebabkan overdosis, meskipun kondisi ini jarang terjadi. Umumnya, orang bisa keracunan menthol akibat menggunakan mentol murni.

Nah, mentol murni ini pun sangat jarang dipakai pada obat-obat batuk yang ada di apotek biasa.

Pada obat batuk biasa terdapat 1-15 miligram menthol per tetesnya.

Nah, dosis mentol yang dapat membahayakan tubuh berkisar 50-500 mg per kilogram berat badan.

Oleh karena itu, memakan permen obat batuk dalam jumlah yang banyak dan rentang waktu yang dekat, dapat memicu overdosis.

Gejala keracunan menthol dari permen obat batuk

muntah darah saat hamil

 Jika Anda mengalami tanda-tanda di bawah ini, kemungkinan besar Anda mengalami keracunan atau overdosis akibat makan permen pelega tenggorokan seperti sakit perut, mual dan muntah, detak jantung yang lebih cepat, mengantuk serta sakit kepala.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved