Tindak Lanjuti Penyakit Hog Cholera Tahun 2018, DPPKH Upayakan Pembebasan

Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat lakukan sosialisasi pembebasan

Tindak Lanjuti Penyakit Hog Cholera Tahun 2018, DPPKH Upayakan Pembebasan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Juli Sabara
Foto bersama setelah kegiatan di Aula Hotel Ibis lantai dua¬† Pontianak¬† 

Tindak Lanjuti Penyakit Hog Cholera Tahun 2018, DPPKH Upayakan Pembebasan

PONTIANAK - Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat lakukan sosialisasi pembebasan penyakit Hog Cholera di Aula Hotel Ibis lantai 2, Jl Jendral Ahmad Ayani Pontianak, Kamis (20/6/2019).

Kepala bidang peternakan Endang Sayekti mengungkapkan kegiatan ini merupakan pertemuan upaya pembebasan penyakit Hog Cholera dengan menindak lanjuti hasil surveilans penyakit hc tahun 2018 dan menyusun langkah-langkah finalisasi dalam pembebasan penyakit hc di kalbar.

"Hc di kalbar pertama kali dilaporkan pada juli 1995 di Kabupaten Mempawah dan Sanggau lalu menyebar ke seluruh kab/kota kecuali Ketapang dan Kayong Utara karena barier alam," ujarnya

Baca: DPPKH Provinsi Kalbar Lakukan Pertemuan Upaya Pembebasan Penyakit Hog Cholera

Baca: Live Streaming KompasTV Sidang MK Sengketa Pilpres 2019, KPU Ungkap Saksi yang Bakal Dihadirkan

Baca: Bupati Ketapang Dorong Pameran Ketapang Expo Semakin Meningkat

Lanjutnya Hc menyerang babi yang ada di breeding dan komersil, upaya yang dilakukan adalah Vaksinasi dari tahun 2014-2016 Surveilans tiap tahun di 14 kab/kota sebagai bentuk pengawasan.

Endang juga menambahkan dinas provinsi sudah melakukan kegiatan pengawasan investigasi jika ada kasus dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk pemeliharaan babi.

"Dinas provinsi sudah melakukan investigasi jika ada kasus serta sosialisasi kepada masyarakat untuk pemeliharaan babi, untuk Kota pontianak sudah melakukan pendataan peternak babi by name by address dan kami dapatkan jumlah babi yg dipelihara sebanyak 1288 dan rumah tangga peternak sebanyak 47kk," pungkasnya. (Juli Sabara)

Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved