Perombakan Petugas Jadi Langkah Gubernur Sutarmidji Benahi Pelayanan RSUD dr Soedarso Pontianak

Perombakan Petugas Jadi Langkah Gubernur Sutarmidji Benahi Pelayanan RSUD dr Soedarso Pontianak

Perombakan Petugas Jadi Langkah Gubernur Sutarmidji Benahi Pelayanan RSUD dr Soedarso Pontianak
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Kalbar, Sutarmidji 

Gubernur Kalbar, Sutarmidji memastikan akan tegas dan langsung melakukan perombakan seluruh manajeman layanan RSUD dr Soedarso mulai dari yang yang paling tinggi hingga manajemen yang paling rendah.

"Seluruh tenaga administrasi dan tenaga medis saya mau dirombak abis semuanya itu. Kalau ada penyimpangan-penyimpangan akan langsung saya tindak," kata Sutarmidji kepada Tribun.

Sutarmidji mengatakan, masyarakat sudah lama bersabar dengan pelayanan RSUD dr Soedarso.

Oleh karena itu, dirinya menargetkan selama kurun waktu dua tahun kedepan seluruh pembenahan rumah sakit soedarso akan tuntas dilakukan.

Khusus untuk pembenahan fisik, Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyatakan komitmennya untuk melakukan pembenahan fisik dari RSUD dr Soedarso.

Baca: Kalbar 24 Jam - Sutarmidji Ancam Cabut Izin Praktek Dokter, Mahasiswi Tewas, hingga Nikah Siri

Baca: Singkawang Raih Juara Pertama Penyuluh Agama Islam ASN Tingkat Kalbar

Mulai Agustus 2019 ini pembangunan gedung RSUD Soedarso akan sudah mulai di lakukan dan bulan Desember 2019 akan dilakukan tender untuk pembangunan tahap kedua.

"Target saye tahun 2020 pembanngunan RSUD Soedarso itu selesai," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/6/2019)

Ia menjelaskan bentuk pembangunan RSUD Soedarso akan ditata sebagaimana maket bangunan yang telah dipostingnya melalui akun IG Pribadinya.

Selain itu akan ada juga sarana pendukung untuk memberikan kenyamanan bagi para pendukung pasien seperti rumah singgah dan lain sebagainya.

Pada tahap ketiganya diterangkan oleh Sutarmidji akan dibangun bangunan untuk memberikan pelayanan penyakit tertentu seperti infeksi darah seperti talasemia, dan lain sebagainya untuk kepentingan proses transfusi darah.

Karena penanganan penyakit infeksi darah memerlukan tempat perawatan yang nyaman.

"Termasuk juga untuk ruang perawatan bagi pasien penyakit paru juga akan ditempatkan tempat sama sehingga penanganannya akan lebih mudah," ujar Sutarmidji.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved