Jelang Sidang MK, Para Tokoh Kabupaten Landak Tolak Keras Kegiatan Pergerakan Massa

Sidang PHPU yang diajukan BPN Prabowo-Sandi ke Mahkamah Konstitusi (MK) akan digelar pada Jumat (14/6/2019)

Jelang Sidang MK, Para Tokoh Kabupaten Landak Tolak Keras Kegiatan Pergerakan Massa
TRIBUNPONTIANAK/Alfon Pardosi
Tokoh-Tokoh Kabupaten Landak Tolak Keras Kegiatan Pergerakan Massa 

Jelang Sidang MK, Para Tokoh Kabupaten Landak Tolak Keras Kegiatan Pergerakan Massa

LANDAK - Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan BPN Prabowo-Sandi ke Mahkamah Konstitusi (MK) akan digelar pada Jumat (14/6/2019).

Sebagaimana diketahui, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah mengajukan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 ke MK.

Digelarnya sidang ini membuat Tokoh Agama, Adat dan Masyarakat Kabupaten Landak ingin memberikan pernyataan mau pun himbauan kepada masyarakat Kabupaten Landak pada Senin (10/6/2019).

Baca: Kapolsek Kelam Permai Jalin Silahturahmi Idul Fitri Dengan Tokoh Masyarakat

Baca: Tingkatkan Pelayanan Publik, Satlantas Polres Landak Pelatihan Bersama Bank BRI

Baca: Daftar 12 Negara Peserta Copa Amerika Brasil 15 Juni-7 Juli, Brasil Grup A, Undang 2 Wakil Asia

Seperti Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Landak V Syaidina yang ditemui dikediamannya menegaskan, ia menolak segala bentuk kekerasan pasca pelaksanaan sidang mau pun kelak saat pengumuman hasil pemilu.

"Kita jaga kebersamaan kita dalam bernegara, NKRI harga mati!," tegasnya

Begitu juga dengan yang disampaikan ketua PBNU Cabang Landak KH Ahmad Fauzi dan Pangeran Adipati Kusuma Negeri Ismahayana Landak Gusti Hermansyah saat ditemui di Kediamannya,

Kedua tokoh ini menolak keras segala bentuk kegiatan yang mengarah kepada pergerakan massa, mau pun kekerasan pasca pelaksanaan sidang mau pun kelak saat pengumuman hasil pemilu.

"Saya mewakili Kerajaan Ismahaya Landak menghimbau kepada masyarakat, agar menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI, NKRI harga mati!," tutupnya

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved