Kebakaran Ruko

Aseng Hanya Bisa Pasrah Rukonya Luluh Lantah Dilahap Jago Merah

Musibah kebakaran kembali terjadi di Kota Pontianak, setelah kemarin (Jumat (7/6/2019) kebakaran menghanguskan 2 unit bengkel

Aseng Hanya Bisa Pasrah Rukonya Luluh Lantah Dilahap Jago Merah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Aseng (baju putih) saat lihat secara langsung ruko tempat tinggal dan usahanya terbakar. 

Aseng Hanya Bisa Pasrah Rukonya Luluh Lantah Dilahap Jago Merah

PONTIANAK - Musibah kebakaran kembali terjadi di Kota Pontianak, setelah kemarin (Jumat (7/6/2019) kebakaran menghanguskan 2 unit bengkel dan 1 warung makan di jalan Budi Utomo wilayah Pontianak Utara, pagi ini 6 unit bangunan ruko di jalan Tanjungpura Pontianak di lahap jago Merah.

Satu di antara pemilik ruko yang bernama Aseng mengaku hanya bisa berpasrah diri dan berusaha ikhlas atas musibah kebakaran yang melahap toko Sembakonya.

Toko Sembako Aseng sendiri berada di deretan paling ujung dari 6 ruko yang terbakar.

Aseng terlihat sangat terpukul melihat tempat tinggalnya dan usahanya di lahap si jago merah.

Matanya terlihat berkaca - kaca, wajahnya pucat, dan langkahnya terlihat gontai dan gemetar saat melihat api yang membakar ruko yang telah ditinggalinya selama bertahun - tahun itu.

Baca: Tips Mudik Lebaran Pakai Mobil Pribadi Agar Lebih Nyaman

Baca: Sajikan Menu Spesial Saat Lebaran, Nikita Willy Sengaja Datangkan Koki Dari Padang

Ia mengatakan tak tau secara pasti pukul berapa kejadian ini, namun saat sekira pukul 07.30 WIB saat ia pergi mencari sarapan dan kembali ke tokonya ia sudah melihat api membara dan asap tebal keluar dari bagian tengah deretan ruko tersebut.

"Saya jual sembako sama toko, tadi saya baru buka toko, belum ada yang beli, baru buka, saya cari sarapan, pas udah pulang, saya pergi ke WC sebentar, pas udah selesai orang ada bilang ada asap tebal, pas saya lihat api sudah besar, dari tengah,"ujarnya.

Aseng mengaku, bahwa dirinya tinggal berdua saja bersama dengan kakaknya diruko yang terlalap api tersebut, sementara anak - anaknya berada di Jakarta.

Dirinya pun mengaku hanya bisa ikhlas pada musibah kebakaran ini.

"Ini untuk rumah tinggal juga, di Pontianak tak ada tempat tinggal lain, anak - anak di Jakarta. Jadi cuman bisa ikhlas aja, mau bagaimana lah, yang penting nyawa kita masih ada, nanti kita bisa bangun lagi,"katanya.

Iapun mengatakan saat ini masih merasa terpukul dan syok akibat musibah kebakaran ini, dan masih belum bisa berfikir apa langkah selanjutnya yang akan ia ambil.

Penulis: Ferryanto
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved