13 Ikatan Angin Jembatan Kapuas II Rusak, BPJN Wilayah XX Pontianak Akan Lakukan Analisa
Iapun mengatakan untuk sementara Jembatan masih aman untuk dilalui oleh kendaraan. Namun dengan sejumlah catatan.
Penulis: Ferryanto | Editor: Ishak
13 Ikatan Angin Jembatan Kapuas II Rusak, BPJN Wilayah XX Pontianak Akan Lakukan Analisa
PONTIANAK - Rangka Jembatan bagian atas, atau yang disebut ikatan angin Jembatan Kapuas II mengalami kerusakan akibat dihantam tronton, Jumat (31/5/2019) dini hari.
Peristiwa ini terajdi akibat diseruduk muatan truk tronton yang melebih batas tinggi yang telah ditetapkan,
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XX Potiana, menyampaikan bahwa rangka ikatan angin dalam sebuah konstruksi jembatan rangka adalah satu hal yang sangat penting.
"Itu ikatan anginnya ada 13 titik yang bengkok, bahkan ada yang 2 segmennya itu lepas. Ini juga kita akan hitung dulu, ukur dulu seberapa besar terkena dampak, karena ini harus segera kita perbaiki, ikatan angin ini sangat penting secara keseluruhan untuk penanganan gaya lateral, harus ada penguat, pengaku, karena ini jembatan rangka," jelasnya.
Baca: Kepala BPJN Wilayah XX Potianak Komentari Robohnya Rangka Angin Jembatan Kapuas II
Baca: Dishub Bakal Keluarkan Larangan Kontainer Ukuran 40 Feat Lewat Jembatan Kapuas II
"Saya akan lapor ke pihak PU Provinsi, karena ini kita sebagai pembina jalan dan jembatan saja, kalau kewenangannya di provinsi," katanya melanjutkan.
Iapun mengatakan untuk sementara Jembatan masih aman untuk dilalui oleh kendaraan.
Namun dengan catatan, tidak boleh dilalui oleh kendaraan berat, serta tidak boleh ada penumpukan kendaraan di Jembatan Kapuas II.
"Untuk dilalui sementara ini masih aman, tapi setidaknya lalu lintas berat kita batasi dulu, dan kita hindari Kendaraan berhenti panjang di atas jembatan, karena ini walau gimanapun ini pasti terganggu, dan seberapa besar gangguan ini masih akan kita hitung dulu, dari tim kita kita akan hitung lagi, jarak - jaraknya," jelasnya
Baca: Jembatan Kapuas II Ditabrak Tronton, Gubernur Sutarmidji Meradang dan Ultimatum Perusahaan
Baca: Puluhan Batang Ikatan Angin Jembatan Kapuas II Roboh Ditabrak Tronton, Berpotensi Tak Bisa Dilewati
"Dari titik - titik berapa si yang telah bergeser, hitung lagi moment nya, kalau sudah dihitung, maka ketahuan ini, apakah ini harus di tutup total, karena ini harus cepat," katanya lagi.
Untuk proses analisa terkait dampak benturan dan kerusakan ikatan angin terhadap kekuatan jembatan, ia mengatakan dibutuhkan waktu sekira 1 Minggu.
"Untuk pengukuran itu sekira satu Minggu untuk menganalisa keseluruhan, dan melihat apa - apa yang harus diganti, dan untuk di lewati masih aman, tapi Kendaraan besar jangan lewat lagi, atau Kendaraan stuck di atas jembatan berhenti di atas jembatan rame - rame," jelasnya.