Kalbar 24 Jam
Kalbar 24 Jam - Sutarmidji Tantang BPK, Tersangka Pembunuh Pacar Ditangkap, hingga Oknum Kades Sabu
Sutarmidji menuturkan tidak ada masalah dan tidak merasa kecewa lantaran gagal meraih WTP pada tahun anggaran 2018 lalu.
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
Kalbar 24 Jam - Sutarmidji Tantang BPK, Tersangka Pembunuh Pacar Ditangkap, hingga Oknum Kades Sabu
BERAGAM informasi, peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir di bulan Mei pekan ini sejak Selasa (28/5/2019).
Nah, apa saja informasi dan peristiwa populer tersebut.
Berikut tribunpontianak.co.id merangkumnya Rabu (29/5/2019).
1. Sutarmidji Tantang Keberanian BPK Kalbar Serahkan Temuan Pembangunan GOR Pangsuma

Gubernur Kalbar Sutarmidji menantang BPK Kalbaruntuk menyerahkan temuan terhadap pembangunan Gor Pangsuma yang harusnya ditender akan tetapi tidak di tender dan itu sudah menyimpang ke aparat penegak hukum.
"Itu sudah menyalahi aturan dan Berani ndak BPK menyerahkan ke penegak hukum. Saya tunggu keberanian BPK," ujar Sutarmidji, setelah rapat paripurna DPRD Kalbar, Selasa (28/5/2019)
Baca: Terapkan Sistem Zonasi PPDB 2019, Ini Tanggapan Orangtua Murid
Baca: Operasi Ketupat Kapuas 2019 Digelar, Ini Penjelasan Kapolres Kapuas Hulu
Karena ia baru resmi dilantik pada september 2018 lalu dan tidak terlibat langsung pada penyusunan APBD tersebut.
Hanya saja yang menjadi pertanyaan saat menyusun APBD tersebut, Gaji 13 dan 14 ASN tidak dianggarkan sama sekali padahalkan pengesahanya pada bulan november. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>>
2. Ditangkap, Tersangka Pembunuh Pacar di Singkawang Mengaku Menyesal

Polres Singkawang berhasil menangkap pelaku pembunuhan Lai Li Sin alias Jinton (32) yang lari selama 3,5 tahun ke Desa Air Hitam, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang.
Pembunuhan terjadi Sabtu (5/12/2015) silam dimana korban Achiang meninggal dunia. Motif pelaku cemburu karena korban yang merupakan pacarnya diduga oleh pelaku selingkuh dengan seseorang berinisial A.
Pelaku mengaku khilaf dan menyesal atas penganiayaan yang dilakukannya kepada pacarnya hingga menyebabkan meninggal dunia.
Baca: VIDEO: Polres Singkawang Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan yang Buron 3,5 Tahun
Baca: Polres Singkawang Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan yang Buron 3,5 Tahun
Baca: Akibat Cemburu, Pria Singkawang Membabi Buta Bacok Pacar dan Dua Warga Gg Berkat
"Korban merupakan pacar saya. Semua yang saya lakukan karena saya khilaf," katanya.
Ia menceritakan, usai kejadian dirinya sempat lari ke hutan dan mencoba bunuh diri dengan meminum obat keras namun tidak berhasil.
Selama sebulan lebih berada di hutan, terlintas dipikirannya untuk pergi ke Ketapang.