Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - Tenggelam di Sungai Landak, Fb Wabup Kayong Utara Dibajak, hingga Tabrakan di Landak

Oleh warga korban dilarikan ke rumah sakit, sekitar pukul 17.30 WIB dibawa ke Sambas menggunakan ambulance RSUD Landak.

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
Kolase/Tribunpontianak.co.id
Kalbar 24 Jam - Tenggelam di Sungai Landak, Fb Wabup Kayong Utara Dibajak, hingga Tabrakan di Landak 

Kalbar 24 Jam - Tenggelam di Sungai Landak, Fb Wabup Kayong Utara Dibajak, hingga Tabrakan di Landak

BERAGAM informasi, peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir di bulan Mei pekan ini sejak, Selasa (21/5/2019).

Nah, apa saja informasi dan peristiwa populer tersebut.

Berikut tribunpontianak.co.id merangkumnya Rabu (22/5/2019).

1. Korban Tenggelam di Sungai Landak Terlihat Lambaikan Tangan, Selama 7 Bulan 2 Kali Kejadian

Proses pencarian korban tenggelam oleh warga dan personel kepolisian
Proses pencarian korban tenggelam oleh warga dan personel kepolisian (Kolase/Tribunpontianak)

Seorang bocah laki - laki berusia 14 tahun VAREN RAISI di Jl. Ya'm Sabran, Gg. Orde Baru, Kel. Tanjung Hulu, Kec. Pontianak Timur, terbawa arus Sungai Landak saat berenang bersama teman-temannya, Senin (20/5/2019) sore.

Kapolsek Pontianak Timur Kompol Suhar yang ditemui Tribun di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan dari saksi yakni Jihad dan Asif yakni teman korban, yang mana pada saat tersebut sekira pukul 15.30 wib setelah sholat ashar, korban terlebih dahulu sampai di lokasi yang kemudian mengajak teman temanya yakni Jihad dan Asif untuk berenang.

Kemudian Korban terlebih dahulu turun untuk berenang di sungai landak, Gg Orde baru kel. Tanjung hulu kec ptk timur.

Pada saat itu, menurut keterangan dari saksi, korban berenang semakin ke posisi tengah, yang mana pada saat tersebut menurut saksi dan warga Arus sungai dalam keadaan pasang dan arus deras. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>

2. Akun Facebook Wakil Bupati Kayong Utara Minta Transfer Uang dan Pulsa, Ratusan Ribu Melayang

Akun Facebook Wakil Bupati Kayong Utara Minta Transfer Uang dan Pulsa, Ratusan Ribu Melayang
Akun Facebook Wakil Bupati Kayong Utara Minta Transfer Uang dan Pulsa, Ratusan Ribu Melayang (Facebook.com)

Akun Facebook milik Wakil Bupati Kayong Utara, Effendi Ahmad dibajak pihak tidak bertanggung jawab.

Pelaku kemudian meminta sejumlah uang dan pulsa kepada mereka yang berteman di akun Facebook Effendi Ahmad.

Menurut Effendi Ahmad, ada yang melapor ke dirinya sudah mentransfer pulsa Rp 150 ribu.

Effendi menuturkan, awalnya dia dihubungi oleh orang yang mengatasnamakan rekan lamanya lewat aplikasi Messenger.

Orang tersebut meminta nomor ponsel Effendi. Setelah diberikan, Effendi kemudian dihubungi lagi lewat aplikasi WhatsApp.

Baca: Wakil Bupati Mempawah Resmikan Launching Sistem Informasi Penyelenggaraan Jalan

Baca: Prabowo Tolak Hasil Pilpres 2019, Ini Pernyataan Lengkap Prabowo - Sandi Tanggapi Hasil Pilpres

Kata Effendi, isi pesannya orang tersebut berpura-pura meminta bantuan untuk memulihkan akun Messengernya yang disebut error.

Orang tersebut meminta agar Effendi memberitahukan enam digit angka yang dikirim lewat SMS ke nomor ponselnya.BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>

 3. Tabrakan dengan Truk, Kepala SDN 13 Nyayum Meninggal Dunia

Jenazah Kepala SDN 13 Nyayum Helmizan (53) saat akan dikirim ke Sambas, Selasa (21/5/2019)
Jenazah Kepala SDN 13 Nyayum Helmizan (53) saat akan dikirim ke Sambas, Selasa (21/5/2019) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFONS PARDOSI)

Kepala SDN 13 Nyayum, Kecamatan Kuala Behe, Helmizan (53) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan dengan truk di satu diantara jembatan yang ada di Desa Ambarang, Kecamatan Ngabang, Selasa (21/5/2019) siang.

Dari pantauan Tribun melalui video yang beredar, sepeda motor vixion dengan KB 2858 DZ yang dikendarai korban kondisinya cukup rusak parah setelah berbenturan dengan mobil truk KB 9053 AB.

Baca: Nilai Pemilu 2019 Banyak Kecurangan, Sultan Pontianak Tuntut Keadilan ke KPU

Baca: Jajaran Management Sinarmas Silaturahmi ke Kantor Tribun Pontianak

Korban pun meninggal dunia di tempat, setelah sebelumnya sempat berada di bawah kolong truk.

Oleh warga korban dilarikan ke rumah sakit, sekitar pukul 17.30 WIB dibawa ke Sambas menggunakan ambulance RSUD Landak.

Satu diantara rekan korban yang sesama guru dari Rayon Kuala Behe Damianus menceritakan, hari Jumat kemarin sempat bertemu dengan almarhum di Bank Kalbar di Ngabang. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>

4. Elit Demokrat Keluar Dari Koalisi, Kubu Prabowo Sebut Demokrat Memang Tak Bekerja Maksimal

Ketua DPD Partai Gerindra Kalbar, Suryansah.
Ketua DPD Partai Gerindra Kalbar, Suryansah. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO)

Ketua Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi di Kalbar, Suriansyah menyangkan sikap elit Partai Demokrat yang keluar dari koalisi Adil Makmur.

Menurutnya Demokrat memang sejak awal tidak maksimal mengkampanyekan Prabowo-Sandi.

"Saya rasa kita tahu sendiri dengan sikap mendua dari Demokratdan kita tentu tidak bisa mendikte Demokrat harus seperti apa," katanya, Senin (20/05/2019).
"Tentu mereka mempertimbangkan keuntungan politik bagi mereka apabila mereka keluar dari koalisi adil makmur dan masuk ke koalisi Indonesia kerja dari Jokowi," lanjutnya.

Mestinya, kata dia, sebagai koalisi Demokrat berjuang sampai titik akhir.

Baca: Paparkan Hasil Penelitian di Sambas, Dr Taufiq : Sambas Belum Terbebas dari Penyakit Jeruk

Baca: Patroli Dialogis Dengan Petugas Puskesmas, Anggota Polsek Menyuke Menitipkan Pesan Kamtibmas

Baca: Jelang Indonesia Vs Denmark di Sudirman Cup 2019, Tim Indonesia Waspadai Tiga Kekuatan Denmark

"Tentu sebagai partai mereka bebas melakukannya tetapi bagi kami tentu cukup disayangkan, harusnya kita berjuang sampai selesai. Tapi kitakan tidak bisa mendikte Demokrat bersikap sesuai harapan kita," imbuhnya.

Lebih lanjut, dikatakannya, untuk di Kalbar Demokrat memang tidak maksimal dan enggan menghadiri ketika diajak untuk berkoordinasi guna pemenangan Prabowo-Sandi.

"Ya saya rasa bisa dirasakan dan kelihatan jika selama ini kurang maksimal, di Kalbar sendiri mereka tidak pernah mau mengikuti apabila diundang rapat mengkoordinasikan kegiatan, itu menunjukan memang dari awal sudah mendua," pungkasnya. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>

5. Satuan Resnarkoba Polres Singkawang Tangkap Terduga Pengedar Narkoba

Personel Sat Resnarkoba Polres Singkawang menangkap pengedar narkotika jenis sabu AW (45) dan RO (25). Penangkapan dilakukan di rumah kontrakan pelaku Jalan Trisula, Kelurahan Bukit Batu, Kecamatan Singkawang Tengah, Senin (20/5/2019) sekitar pukul 10.00 Wib.
Personel Sat Resnarkoba Polres Singkawang menangkap pengedar narkotika jenis sabu AW (45) dan RO (25). Penangkapan dilakukan di rumah kontrakan pelaku Jalan Trisula, Kelurahan Bukit Batu, Kecamatan Singkawang Tengah, Senin (20/5/2019) sekitar pukul 10.00 Wib. (Istimewa)

Personel Sat Resnarkoba Polres Singkawangmenangkap terduga pengedar narkotika jenis sabu AW (45) dan RO (25).

Penangkapan dilakukan di rumah kontrakan pelaku Jalan Trisula, Kelurahan Bukit Batu, Kecamatan Singkawang Tengah, Senin (20/5/2019) sekitar pukul 10.00 Wib.

Kapolres Singkawang AKBP Raymond M Masengi melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Robert Damanik menerangkan, berdasarkan informasi dari masyarakat yang didapat unit I SatResnarkoba, bahwa pelaku adalah satu di antara pelaku pengedar gelap narkotika jenis sabu di wilayah Singkawang Tengah.
Kemudian Kanit 1 menginformasikan kepada Kasat Resnarkoba untuk dilakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved