BPJS Kesehatan Singkawang Tegaskan Telah Bayar Klaim Tagihan RSUD Sambas

BPJS Kesehatan Singkawang Tegaskan Telah Bayar Klaim Pelayanan Kesehatan RSUD Sambas. Khusus di wilayah kerja Kantor Cabang Singkawang...

BPJS Kesehatan Singkawang Tegaskan Telah Bayar Klaim Tagihan RSUD Sambas
KOLASETRIBUNPONTIANAK.CO.ID
BPJS Kesehatan Singkawang Tegaskan Telah Bayar Klaim Tagihan RSUD Sambas. 

BPJS Kesehatan Singkawang Tegaskan Telah Bayar Klaim Pelayanan Kesehatan RSUD Sambas

SINGKAWANG - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singkawang, Novi Kurniadi menegaskan klaim RSUD Sambas untuk bulan pelayanan November dan Desember 2018 sudah dilakukan pembayaran.

Novi juga menambahkan bahwa sampai dengan hari ini RSUD sambas baru mengajukan klaim sampai dengan bulan pelayanan Februari 2019.

"Proses verifikasi dan pembayaran klaim di BPJS Kesehatan dilakukan dengan mekanisme first in first out, yaitu Rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas klaim secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dulu. Bila RS lambat mengajukan klaim maka pembayaran klaimnya juga akan makin lama. Upaya menuntaskan pembayaran fasilitas kesehatan ini dapat terwujud karena ada dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan tambah Novi.

Seperti yang kami sampaikan pada konfrensi Pers pada tanggal 16 april 2019 lalu bahwa BPJS Kesehatan telah menggelontorkan Rp. 11 Triliun untuk pembayaran klaim yang telah tertunda pembayarannya.

Khusus di wilayah kerja Kantor Cabang Singkawang terdapat 100 FKTP dan 14 FKRTL yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat.

Adapun total pembayaran yang dilakukan KC Singkawang adalah sebesar Rp 36,8 Miliar sepanjang bulan April 2019.

BPJS Kesehatan Singkawang Tegaskan Telah Bayar Klaim Pelayanan Kesehatan RSUD Sambas
BPJS Kesehatan Singkawang Tegaskan Telah Bayar Klaim Pelayanan Kesehatan RSUD Sambas (TRIBUNFILE/IST)

Novi mengatakan, dengan dibayarnya hutang klaim jatuh tempo oleh BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan, diharapkan pihak fasilitas kesehatan juga bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi.

Novi juga berharap pihak RS dapat kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKN-KIS

"Ke depannya, Insya Allah pemerintah akan terus menjaga sustainabilitas Program JKN-KIS ini dan pelayanan kepada masyarakat akan terus diperbaiki. Kami berterima kasih kepada penyedia layanan kesehatan (provider) serta apresiasi atas kerja sama, pengertian dan kesabarannya selama ini," imbuh Novi.

Sebelumnya diberitakan pegawai RSUD Sambas melakukan sebuah aksi dengan tujuan meminta pembayaran uang jasa yang belum di bayarkan oleh Menajemen RSUD Sambas.

Baca: Bayar Iuran BPJS Kesehatan, Bisa Melalui Tempat-tempat Ini

Baca: BPJS Kesehatan Gelontorkan 11 Triliun untuk Bayar Rumah Sakit

Baca: Layanan Mobile Customer Service BPJS Kesehatan Komplit, Phang Meu Sang Tak Pusing Lagi

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas, dr Ganjar Eko menanggapi pihaknya siap membayarkan uang jasa di November dan Desember 2018 lalu.

Akan tetapi, Menajemen RSUD Sambas masih menunggu pembayaran dari BPJS Kesehatan untuk membayarkan uang jasa petugas medis nya.

"Kita sebenarnya hanya sedang menunggu dana dari BPJS. Kalau dana dari BPJS sudah keluar, maka bisa kita bayarkan dua bulan," ujarnya, Senin (20/5/2019).

"Saya sudah komunikasikan ke direktur BPJS Kesehatan cabang Singkawang dia bilang belum ada (uang-red), untuk itu kita menunggu, dan saya akan menghadap dan laporkan juga ke Bupati terkait hal ini," sambungnya.

Namun demikian, ia pun tidak menampik bahwa bukan hanya karena pihak RSUD belum menerima pembayaran dari BPJS saja.

Namun juga ada keperluan mendesak lainnya, sehingga mengharuskan digunakan sementara dana yang ada. (*) 

Penulis: Mirna Tribun
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved