Disperindagnaker Siapkan 2000 Paket Bahan Pokok Untuk Pasar Murah Selama Ramadan
Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) Kabupaten Mempawah, menggelar pasar murah di sembilan kecamatan
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Madrosid
"Kenaikan harga itu memang rutin setiap tahun, karena kendalanya lebih ke arah ketersediaan barang, bukan karena tidak cukup, sebenarnya cukup hanya karena pedagang itu punya pasar bukan hanya Mempawah," ungkapnya.
Yusri menjelaskan, telur dan daging ayam oleh peternak di Mempawah ketersediaannya dibagi ke daerah lain, karena memang para peternak sudah punya langganan tersendiri.
Selain itu kata dia, faktor lain juga disebabkan melonjaknya harga pakan ternak di pasaran.
"Banyak unsur yang menyebabkan naiknya harga telur dan daging ayam, kita juga dapat informasi dari peternak bahwa banyak ayam mereka yang mati, oleh sebab itu produksinya berkurang," tuturnya.
Berkurangnya produksi telur dan daging ayam di saat permintaan sedang naik menurutnya itulah yang menjadi salah satu faktor meroketnya harga di pasaran.
"Kita harap peternak bisa mengupayakan, jangan sampai ketika lebaran nanti tidak ada stok untuk menyambut Indul Fitri," katanya.
Yusri mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mendata stok bahan pangan. Sementara kata dia, informasi yang diterima stok daging sapi masih aman, namun ayam masih perlu perhatian.
"Kita berharap, suasana bahagia bulan ramadan ini tidak dipengaruhi oleh kenaikan bahan pokok di pasaran," ujarnya.
Yusri menginginkan, para pedagang juga tidak mengambil untung terlalu tinggi, apalagi sampai menjadi spekulan dadakan.
"Sejauh ini kita masih terus memantau, dan belum ada temuan spekulan, teman-teman di lapangan dua hari sekali turun untuk monitoring," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/antrean-masyarakat-di-desa-wajok-untuk-mendapatkan-paket-sembako-murah.jpg)