Disperindagnaker Siapkan 2000 Paket Bahan Pokok Untuk Pasar Murah Selama Ramadan

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) Kabupaten Mempawah, menggelar pasar murah di sembilan kecamatan

Disperindagnaker Siapkan 2000 Paket Bahan Pokok Untuk Pasar Murah Selama Ramadan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Antrean masyarakat di Desa Wajok untuk mendapatkan paket sembako murah dari Disperindagnaker Mempawah beberapa waktu lalu. 

Disperindagnaker Siapkan 2000 Paket Bahan Pokok Untuk Pasar Murah Selama Ramadan

MEMPAWAH - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) Kabupaten Mempawah, menggelar pasar murah di sembilan kecamatan yang ada secara bergilir.

Hal itu dilakukan guna meringankan beban masyarakat kurang mampu selama bulan ramadan dalam menyambut Idul Fitri.

Diseprindagnaker menyiapkan sedikitnya 2000 paket bahan pokok bersubsidi dan siap edar di setiap desa yang mana setiap desa akan diberi jatah 200 hingga 250 paket seharga Rp 90 ribu per paket.

"Akan ada tujuh item yang akan kita jual kepada masyarakat dengan harga murah, yakni beras dua kilogram, gula dua kilogram, tepung terigu satu kilogram, susu dua kaleng, mentega dua bungkus, minyak goreng satu liter dan kacang tanah satu kilogram," ujar Kepala Disperindagnaker, Yusri kepada Tribun, Senin (20/5) pagi.

Ia memaparkan, pihaknya akan menjual bahan pokok senilai harga pasar Rp. 141 ribu dengan subsidi Rp. 51 ribu dan dijual Rp. 90 ribu saja.

Baca: IESPA Kalbar Gelar Kompetisi Gaming ICK AS 2019 dengan Total Hadiah 10 juta Rupiah

Baca: RAMALAN SHIO Senin 20 Mei 2019, Luangkan Waktu Manjakan Dirimu Ayam, Macan Cemburu, Cek Shio Lainnya

Baca: Berbagai Kegiatan dari Berbagai Pihak di Masjid Raya Mujahidin hingga Bertemu ACT

"Untuk beras 2 kilogram harga pasarnya Rp. 28 ribu kita jual Rp. 18 ribu saja, begitu juga gula Rp. 26 ribu kita kasi Rp. 16 ribu saja, intinya semua bahan pokok yang tercantum dalam tujuh item tadi akan di beri subsidi semua," jelasnya.

Yusri mengatakan, pasar murah sudah digelar di beberapa lokasi dan terakhir di Toho Hilir, Peniti dan Wajok, dan direncanakan akan terus berlanjut sampai tanggal 27 Mei 2019.

"Tujuan kita lebih ke arah memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu, untuk mendapatkan sembako yang murah," ujarnya.

Disperindagnaker melakukan pendataan kepada masyarakat yang akan diberi kupon pasar murah melalui Kepala Desa masing-masing.

Halaman
123
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved