Dokter Frandy Kupas Tuntas Cacar Monyet dari Penuluaran hingga Pengobatan, Indonesia Terancam

Dokter Umum RS Santo Vincentius Singkawang dr Frandy mengatakan pemerintah Singapura baru saja mengkonfirmasi temuan

Dokter Frandy Kupas Tuntas Cacar Monyet dari Penuluaran hingga Pengobatan, Indonesia Terancam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Dokter Umum PTT RS Santo Vincentius dr Frandy 

Faktor risiko lain yang memungkinkan terjadinya kasus cacar monyet adalah karena konsumsi makanan yang telah terkontaminasi dengan proses pengolahan makanan yang kurang baik.

Penularan dari manusia ke manusia, dapat terjadi akibat kontak dekat dengan sekresi saluran pernapasan yang terinfeksi, lesi kulit dari orang yang terinfeksi atau benda yang terkontaminasi oleh cairan pasien.

Penularan terjadi terutama melalui droplet (partikel air dari saluran pernapasan). Penularan juga dapat terjadi dengan inokulasi atau melalui plasenta (cacar monyet bawaan).

Gejala Cacar

Masa inkubasi (interval dari infeksi sampai timbulnya gejala) dari cacar monyet biasanya 6 hingga 16 hari tetapi dapat berkisar dari 5 hingga 21 hari.

Infeksi dapat dibagi menjadi dua periode:

Pertama, periode invasi (0-5 hari) ditandai dengan demam, sakit kepala hebat, limfadenopati (pembengkakan kelenjar getah bening), nyeri punggung, mialgia (nyeri otot) dan asthenia yang intens (kekurangan energi);

Kedua, periode Erupsi Kulit (dalam 1-3 hari setelah munculnya demam) di mana berbagai tahap ruam muncul. Ruam sering dimulai pada wajah (95% kasus) dan kemudian menyebar di tempat lain di tubuh. Ruam juga dapat muncul di telapak tangan dan telapak kaki (dalam 75% kasus).

Dalam waktu 10 hari, luka kemudian berevolusi menjadi lepuhan kecil berisi cairan, bintil, dan akhirnya kerak. WHO menulis bahwa untuk menghilangkan kerak ini sepenuhnya, diperlukan setidaknya waktu tiga minggu, meskipun pasien telah menjalani perawatan untuk cacar monyet.

Beberapa pasien mengalami limfadenopati parah (pembengkakan kelenjar getah bening) sebelum munculnya ruam, yang merupakan ciri khas dari cacar monyet dibandingkan dengan penyakit serupa lainnya.

Halaman
1234
Penulis: Iin Sholihin
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved