Ramadan

Gerbang Ramadan, Cara Kota Singkawang Sambut Bulan Puasa dan Hari Raya Idul Fitri

Gerbang Ramadan menjadi satu di antara cara Kota Singkawang menyambut bulan suci ramadan dan hari raya Idulfitri 1440 H.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gerbang Ramadan menjadi satu di antara cara Kota Singkawang menyambut bulan suci ramadan dan hari raya Idulfitri 1440 H di Jalan Diponegoro, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Rabu (8/5/2019). 

Chui Mie mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan yang penting lagi FKUB sehingga bisa mendapatkan peringkat ini.

Masyarakat Kota Singkawang mampu menjaga hubungan baik antar umat beragama sehingga baru bisa Kota Singkawang mendapatkan prestasi ini.

Baca: STOP PRESS: Lionel Messi Jalani Tes Doping Usai Barcelona Dihancurkan Liverpool di Stadion Anfield

Baca: Polisi Kawal Ibawah Tarawih di Masjid Agung Babul Ulum Kabupaten Landak

Baca: Syahrini Pamer Masakan Buka Puasa Buatannya untuk Reino Barack, Masak Ikan Sampai Sebanyak Ini

"Penghargaan ini bukan hasil kami berdua saya dan pak Irwan, tetapi hasil seluruh masyarakat Kota Singkawang. Merekalah yang menjaga dan menunjukkan ini semua," katanya.

Chui Mie mengaku tak tahu aspek apa saja yang menjadi penilaian oleh Setara Institute sehingga menempatkan Kota Singkawangsebagai peringkat pertama kota tertoleran di Indonesia.

Namun dirasakan dalam berbagai momentum yang diewatin seperti Cap Go Meh bisa dilewatin dengan baik meski hari Jumat termasuk Ramadan Fair-nya dan ke depan Natal.

Ini menunjukkan saling menghargai antar umat beragama di Kota Singkawang.

Bukan hanya yang disampaikan atau wacanakan, tetapi di praktik kehidupan sehari hari sudah merasakan seperti itu.

Hal ini yang selalu disampaikan kepada masyarakat untuk menjaga harmonisasi yang sudah terjalin selama ini.

Dengan adanya kerukunan dan keharmonisan, bisa membuat masyarakat fokus bekerja.

Kemudian yang terpenting adalah masyarakat luas di luar Kota Singkawangyang ingin berinvestasi.

Mereka akan melihat dulu Kota Singkawangseperti apa. Baik keamanan, kepastian hukum, kecepatan dalam memberikan perizinan dan sebagainya.

"Ini yang bisa membuat investor bisa bernvestasi ke Kota Singkawang," tuturnya.

Mantan Ketua DPRD Kota Singkawang ini mengajak menjaga toleransi dengan melaksanakan 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

4 pilar ini merupakan alat pemersatu dan penyangga yang kokoh untuk kesatuan dan persatuan Indonesia.

Di dalam inilah yang membuat Indonesia menjadi besar dan bersatu di dalam NKRI.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved