Ini Langkah Diskumdag Pontianak Kontrol Inflasi

Haryadi menegaskan pihaknya selalu melakukan kontrol terhadap harga-harga komoditi dipasaran.

Ini Langkah Diskumdag Pontianak Kontrol Inflasi
TRIBUNPONTIANAK/Syahroni
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo menjelaskan setiap produk luar negeri yang beredar di Indonesia harus memiliki izin BBPOM. 

Ini Langkah Diskumdag Pontianak Kontrol Inflasi

PONTIANAK - Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, Haryadi menegaskan pihaknya selalu melakukan kontrol terhadap harga-harga komoditi dipasaran.

Hal itu guna mengendalikan inflasi dan daya beli masyarakat terhadap kebutuhan rumah tangga.

Sejauh ini menurutnya harga-harga dipasaran Kota Pontianak masih terpantau stabil, bahkan untul bawang marah maupun bawang putih yang disebagian daerah mulai merangkak naik sampai Rp60 ribu keatas, tapi untuk Kota Pontianak masih stabil kisaran Rp30 ribu.

"Untuk harga-harga dipasar tradisional memang masih stabil tidak da gejolak di bulan Ramadan ini, kalau adapun harga naik tapi masih batas wajar," ucap Haryadi S Triwibowo, Selasa (7/5/2019).

Lanjut disampaikannya masyarakat dapat memantau harga dipasaran dengan mengunjungi website gencil dan pemerintah juga telah memasang papan harga disetiap pasar agar masyarakat dapat melihat update harga yang ada.

Baca: Maraknya Peredaran Narkoba di Kendawangan, Tokoh Masyarakat Desak Dibentuknya BNN

Baca: Punya 4 Ribu Ton Stok beras, Budi yakin Cukup Untuk Bulan Ramadan

Baca: Masih Ada Pedagang Makanan Langgar Ketentuan Kualitas Produk, Usman Berharap Ada Kesadaran Bersama

Pengendalian inflasi dijelaskannya tak terlepas dengan peran para distributor yang ada di Kota Pontianak mencapai 50. Dengan jumlah distributor tersebut pihaknya selalu melakukan pengawasan secara berkala dan mereka juga wajib melaporkan stok mereka secara berkala.

Hal itu dilakukan agar pemerintah dapat mengantisipasi terhadap peredaran barang kebutuhan masyarakat.

Ia mencontohkan untuk bawang yang harganya dibeberapa daerah sudah melambung, khusus di Pontianak telah dilakukan komunikasi dengan pemerintah pusat yaitu kementerian perdagangan, apabila terjadi gejolak di Pontianak maka sudah disiapkan skema operasi pasar murah.

Tak hanya itu, ia berpesan pada masyarakat jangan ada panik buying yang malah membuat penjual akan menaikan harga memanfaatkan kegalauan masyarakat.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved