Gadis di Pontianak Diperkosa

MODUS Pria 48 Tahun Perkosa Gadis 17 Tahun, Tawarkan Pekerjaan, Kelabui Istri, Sergap Korban Dirumah

LT kemudian bergegas ke kamar mandi, dan setelah keluar dari kamar mandi, LT tidak melihat keberadaan AP

MODUS Pria 48 Tahun Perkosa Gadis 17 Tahun, Tawarkan Pekerjaan, Kelabui Istri, Sergap Korban Dirumah
ISTIMEWA
Ilustrasi cegah perkosaan

Kemudian si pelaku AP, menyuruh LT untuk menunggu di dalam.

Baca: Doa Sebelum Berhubungan Intim dan Doa Setelah Suami Istri Berhubungan Badan atau Jima

Baca: Tanya Warga Net Kenapa ILC TVOne Cuti Panjang, Sebut Rezim hingga Rem Brambo, Karni Ilyas Menjawab

AP kemudian mengecek surat lamaran LT, lalu AP seperti menelepon teman-temannya dan menelepon istrinya.

Kemudian AP jalan bolak-balik di depan LT dan kemudian tiba-tiba AP menutup pintu dan dikuncinya pintu tersebut.

"Saat itulah AP mengeluarkan pisau dan diarahkan ke leher LT dan AP bilang dengan LT 'jangan teriak' dan kemudian LT menepisnya sambil berdiri dan ujung pisau tersebut mengenai pipi LT. Kemudian AP menjilat darah yang ada di pipi LT, kemudian AP berada di belakang LT dan menutup mulut LT sambil memegang pisau, kemudian kedua tangan LT di pegang AP sambil memeluk badan LT," ungkap Husni.

Setelah diancam, AP kemudian membawa LT ke kamar dan mengunci pintu kamar.

LT sempat melawan dan memberontak untuk keluar kamar, tapi AP mencekram bahu LT sembari mengancam akan membunuh LT apabila terus berusaha melawannya.

Di kondisi seperti itu, LT menangis dan terus mengucapkan ampun kepada AP.

Akan tetapi tidak digubris oleh AP. AP malah semakin menjadi dengan pisau yang berada di tangannya.

LT yang terus melawan membuat AP emosi, dan mengancam akan membunuh LT apabila terus melawan.

LT yang sudah tidak berdaya sembari menangis kemudian diperlakukan tidak senonih oleh AP.

Baca: Siswi SMP Sanggau Ditemukan Jadi Mayat, Ternyata Korban Pemerkosaan dan Pembunuhan Ayah Tiri

Saat mendapatkan perlakuan tidak senonoh, LT terus berteriak, namun teriakannya tidak ada yang mendengar. AP kemudian terus mengancam membunuh LT apabila tidak berhenti berteriak.

Halaman
1234
Penulis: Rihard Nelson Silaban
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved