Stabilkan Harga, Disperindag Kalbar akan Rencanakan Operasi Pasar

Pjw Kadisperindag Provinsi Kalbar Toni Sunardi menjelaskan terkait meningkatnya harga komoditas barang pokok jelang hari besar agama

Stabilkan Harga, Disperindag Kalbar akan Rencanakan Operasi Pasar
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Kepala Biro Organisasi Dan Kepegawaian Kementrian Perdagangan Budi Santoso mengecek harga komoditas di pasar modern di Hypermart Ayani Megamall, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (29/4/2019) petang. Budi mengatakan berdasarkan dari pantauan Disperindag Kalbar permintaan pasar di Kalbar yang tinggi sehingga membuat kenaikan harga yang tidak terlalu signifikan di komoditas daging ayam dan telur. 

Stabilkan Harga, Disperindag Kalbar akan Rencanakan Operasi Pasar

PONTIANAK - Pjw Kadisperindag Provinsi Kalbar Toni Sunardi menjelaskan terkait meningkatnya harga komoditas barang pokok jelang hari besar agama seperti ramadan dan Idul Fitri, pihaknya juga akan intensif melakukan tiga hal, yakni pengecekan harga, memantau kondisi pasaran, dan memastikan pasokan distribusinya mencukupi.

"Kita juga akan berkoordinasi dengan intansi terkait, termasuk dengan para pemerintah Kabupaten/kota di Kalbar," ujarnya.

Ia memastikan akan intensif melakukan sinergisitas dengan pihak terkait termasuk dengan satgas Pangan untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat terkait kebutuhan bahan pokok dalam menghadapi hari besar keagamaan seperti ramadan dan Idul fitri.

Baca: Kemendag RI Terjunkan Tim Pantau Harga Sembako di Singkawang dan Pontianak

Baca: Warga Dusun Peruan Dalam, Geger Penemuan Mayat Siswi SMP

Baca: Sutarmidji Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Lebih lanjut Toni juga menuturkan, pihaknya juga akan melakukan langkah operasi pasar sebagai upaya meminimalisir lonjakan harga barang meningkat lantaran tingginya permintaan di pasaran.

"Akan ada Kabupaten/Kota di Kalbar yang akan menjado locus bagi diseprindag untuk melakukan operasi pasar," ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya juga belum memastikan dimana saja titik-titik operasi pasar yang akan dilakukan. Semua akan bergantung pada perkembangan dan situasi harga komoditas barang.

"Semua yang kita lakukan untuk kemaslahatan masyarakat banyak. Masyarakat tidak perlu khawatir stok cukup dan distrubusi lancar," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved