Penambahan Kuota Calon Haji, Kemenag Sekadau Masih Menunggu Informasi Pusat

Tengku Indra Kusuma mengatakan, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan kenyamanan

Penambahan Kuota Calon Haji, Kemenag Sekadau Masih Menunggu Informasi Pusat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Ketapang, Tengku Indra Kusuma 

Penambahan Kuota Calon Haji, Kemenag Sekadau Masih Menunggu Informasi Pusat

SEKADAU - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau, Tengku Indra Kusuma mengatakan, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan kenyamanan dalam pelaksanaan ibadah haji. Namun diakuinya untuk beberapa hal termasuk masalah keuangan tidak lagi menjadi kewenangan pihaknya.

"Ada beberapa jamaah yang bertanya mengenai pembiayaan paspor, saat ini memang keuangan pelaksanaan ibadah haji tidak ditangani Kementerian Agama. Tetapi oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), kami pun belum mendapat jawaban yang pasti," ujarnya, Senin (22/4).

Diakuinya pula BPKH merupakan lembaga tersendiri dibawah presiden, sehingga diharapakn olehnya masyarakat dapat memahaminya.

Baca: ILC TVOne Edisi 23 April 2019 Tidak Tayang! Bagaimana Nasibnya? Ini Kata Karni Ilyas & Pencinta ILC

Baca: UPT Balai Bahasa Kalbar Gelar Lomba Berbalas Pantun bagi Siswa SMA/MA/SMK Se-Kalimantan Barat

Baca: Disporapar Provinsi Kalbar Gelar Pelatihan Dasar SDM Goes To School

"Kami harap jangan ada prasangka yang tidak-tidak, tapi untuk biaya ada penurunan berkisar sekitar Rp150 ribu turunnya," lanjutnya.

Ia berpesan agar jamaah calon haji dapat menjaga kesehatannya, melatih kesabaran dan lain sebagainya. Ia meyakini, bila hal itu dilatih mulai dari sekarang maka segala kegiatan rangkaian ibadah haji bisa dilaksanakan dengan baik.

"Mudah-mudahan senantiasa sehat walafiat hingga nantinya kembali lagi ke tanah air," tuturnya.

Sementara itu Kasi Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Sekadau, Abdillah mengatakan Calhaj yang akan diberangkatkan tersebut merupakan antrian sejak 7 tahun lalu. Dimana untuk calon haji tertua berusia 81 tahun dan termuda berumur 35 tahun.

"Calhaj ini merupakan yang sudah 7 tahun dan sesuai aturan, untuk yang tertua itu 81 tahun atas nama Samin Asmojo dan termuda Fitria nur rohma berusia 35 tahun," ujarnya.

Ia mengatakan untuk informasi penambahan jamaah haji sebanyak 10 ribu orang masih menunggu informasi dari pusat.

"Kita masih menunggu pemerintah pusat dimana ada wacana penambahan 10 ribu semoga ada penambahan di Sekadau, agar daftar tunggu agak berkurang," katanya.

Tentu jika ada penambahan calhaj nantinya akan sedikit mengganggu masa persiapan yang tidak akan lama lagi.

"Pasti menggangu secara administrasi dan tes kesehatannya lagi, tapi jika ada penambahan tentu kita akan berusaha mempersiapkannya," pungkasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved