Viral Media Sosial

Gubernur Sutarmidji Marah Besar, Desak Kasus Dugaan Pengeroyokan Siswi SMP Diproses Hukum

Peristiwa memilukan dalam dunia pendidikan ini bahkan menjadi isu nasional dan ditanggapi beragam oleh masyarakat didunia maya.

Gubernur Sutarmidji Marah Besar, Desak Kasus Dugaan Pengeroyokan Siswi SMP Diproses Hukum
tribun pontianak
Gubernur Kalbar Sutarmidji 

Kasus pengeroyokan secara brutal yang dilakukan oleh 12 pelajar SMA terhadap siswi SMP membuat Gubernur Kalbar, Sutarmidji angkat bicara.

Menurutnya kasus ini tidak bisa dibiarkan begitu saja dan tidak bisa ditoleransi, sebab perlakuan dari para tersangka cukup brutal sampai membuat korban yang berinisiall AU (14) mengalami trauma yang serius.

Midji meminta kasus ini tetap dilakukan proses hukum, jangan ada toleransi meskipun para pelaku dan korban sama-sama anak dibawah umur.  

Baca: VIDEO: Jalan Paralel Perbatasan di Entikong Ambruk, Begini Kondisinya

Baca: VIDEO: Dump Truk Bermuatan Tanah Merah Tabrak Pembatas Jalan

"Saya   minta  kasus ini tetap dilakukan proses hukum, karena  ini terencana. Semua telah diatur dalam sistem hukum kita bagaimana menangani kasus kejahatan yang dilakukan anak-anak atau mereka yang belum cukup umur," ucap Sutarmidji saat diwawancarai, Selasa (9/4/2019).

Menurutnya  kasus ini bukanlah kenakalan remaja biasa, ini bisa masuk dalam kategori penculikan yang terencana dari para pelaku.

"Ini bisa masuk kategori penculikan, ini sudah tidak dapat ditoleransi, memang dibawah umur tapi dari sisi korban juga harus diperhatikan," tegas Sutarmidji.

Mantan Wali Kota Pontianak dua periode ini dengan tegas menyatakan, tidak selamanya pelaku tindak pidana seperti ini dikesampingkan karena dibawah umur, pelaku harus  bertanggungjawab atas perbuatan yang telah direncanakan ini sampai adanya penjemputan.

Baca: VIDEO: Direktur IPDN, Kampus Kalbar Zulkarnaen Ilyas

"Kalau selalu berlindung karena pelaku dibawah umur, suatu saat akan banyak kejahatan yang dilakukan anak dibawah umur atas perintah orang dewasa," ujarnya.

Maka ia meminta kasus ini terus diproses secara hukum sesuai dengan aturan dan Undang-undang yang berlaku.

Baca: VIDEO: Polri dan TNI di Landak Siap Amankan Pemilu, Begini Strategi Kapolres

Pihak sekolah juga dimintanya tak hanya berdiam diri atas terjadinya kasus yang memalukan dalam dunia pendidikan Kalbar ini.

"Sekolah juga jangan cuma diam, harus memberikan pembinaan kepada semua siswa," perintahnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved