Peringati Hari Pantomim Sedunia, Komunitas Muke Putih Gelar Pertunjukan

Komunitas Muke Putih dalam konsep pantomime ini mengangkat 2 judul yang sangat menarik yaitu Kursi Jahanam&Pemilihan; ketua Kelas

Penulis: Anggita Putri | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Foto bersama Komunitas Muke Putih usai memperingati hari Pantomime Sedunia dan Hari Teater Sedunia dan menggelar pertunjukan dengan tema Damailah Khatulistiwa di Taman Budaya Provinsi Kalbar, minggu (31/3/2019). 

Di dalam cerita ini Seorang Pemilihan ketua kelas dengan antusias dan ambius yang sangat tinggi.

Berbagai cara tim sukses yang mencalon sebagai ketua kelas dengan cara yang baik sampai cara yang tidak baik dilakukan oleh mereka agar mendapatkan penghargaan sangat luar biasa.

"Akankah sama antara Pemilihan Umum dan Pemilihan Ketua Kelas? Pesan di dalam cerita ini mari meletakkan jiwa dengan perdamaian bukan menjatuhkan satu dengan yang lainnya," pungkasnya.

Tri Wibowo mengatakan untuk kemajuan bumi khatulistiwa terima kasih semua pihak yang telah membantu mensukseskan acara ini.

Harapannya, Pantomime Kal-Bar dalam acara Hari Pantomime sedunia menciptakan generasi melenial dengan seni pantomime membagun pendidikan di Indonesia dengan seni, mewujudkan budi pekerti yang baik melalui tiga jalur.

"Tiga jalur tersebut adalah Hablum minnas, Hablum minallah, dan Hablum mina Allam," ucapnya.

Kegiatan penyantunan dan akademis itu bertujuan agar semuanya senantiasa bermuamalah bukan hanya semata kepada allah SWT tetapi juga alangkah sempurna bilamana juga meningkatkan muamalah sesama manusia dan bermuamalah kepada alam dengan menjaga lingkungan sekitarnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved