KPPAD Kalbar Pulihkan Kondisi Anak Korban Seksual di Empanang
Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat, hadir untuk memulihkan seorang anak
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Madrosid
KPPAD Kalbar Pulihkan Kondisi Anak Korban Seksual di Empanang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat, hadir untuk memulihkan seorang anak di Kecamatan Empanang yang telah menjadi korban seksual oleh oknum Kepala Sekolah SD setempat.
Wakil Ketua KPPAD Provinsi Kalimantan Barat Tumbur Manalu menjelaskan, kehadiran pihaknya di Kabupaten Kapuas Hulu untuk mengembalikan seorang anak di Kecamatan Empanang, yang telah menjadi korban seksual oleh oknum Kepala Sekolah SD setempat.
"Kemarin kita jemput korban dibawa ke Pontianak, untuk memulih psikologi korban tersebut. Kita bersyukur kondisi korban sudah mulai ceria, diharapkan orangtua, masyarakat setempat dan Pemerintah terus merangkul korban, supaya korban kembali seperti biasanya," ujarnya kepada Tribun, Rabu (27/3/2019).
Baca: Inilah Alamat Kantor Penggadaian di Kota Sambas
Baca: BMKG Supadio Prediksi Sejumlah Wilayah kalbar Berpotensi Hujan Ringan
Baca: Astra Motor Gandeng HWBC Edukasi Safety Riding For Community
Rencana hari ini kata Tumbur Manalu, KPPAD Kalbar juga akan menjemput seorang anak bawah umur yang telah menjadi korban seksual di Kecamatan Silat Hilir. "Mudah-mudahan pihak keluarga mau mengizinkan korban, untuk dibawa ke Pontianak dilakukan pemilihan psikologi korban," ucapnya.
Tumbur Manalu menjelaskan, sebelum pihaknya mengambil korban, sudah terdahulu berkoordinasi dan komunikasi ke Polres dan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu.
"Memang pertama kami datang, korban lebih banyak diam, mungkin masih trauma atau kendala bahasa yang kurang paham," ujarnya.
Dalam hal tersebut, Tumbur Manalu mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak di Kapuas Hulu, dan keluarga korban mendukung korban dibawa ke Pontianak, untuk memulihkan rasa trauma korban. "Diharapkan tak ada lagi kekerasan terhadap anak di Kapuas Hulu," ungkapnya.