Dugaan Pelecehan Seksual, HMI Pontianak Tuntut Kejati Kalbar Nonaktifkan Jaksa AJ

HMI Cabang Pontianak akan mengawal kasus ini dan juga akan melakukan koordinasi dengan Polda Kalbar.

Dugaan Pelecehan Seksual, HMI Pontianak Tuntut Kejati Kalbar Nonaktifkan Jaksa AJ
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HADI SUDIRMANSYAH
Unjuk Rasa Mahasiswa yang tergabung dalam HMI Cabang Pontianak di kantor Kejati Kalbar, Senin (18/3/2019). 

"Masih P19 nya berkas perkara ini, karena masih ada kelengkapan yang harus di lengkapi oleh pihak penyidik Polri‎, maka kita berikan petunjuk kepada penyidik Polri," tambahnya.

Hakiki satu diantara perwakilan dari HMI Cab Pontianak menuturkan seharusnya setelah di tetapkan sebagai tersangka oknum Jaksa AJ harus di non aktifkan dari status ASN.

Ia juga menuturkan HMI Cabang Pontianak akan mengawal kasus ini dan juga akan melakukan koordinasi dengan Polda Kalbar.

Baca: Sambut Kujungan Kapolres Mempawah, Agoes: Sukseskan Pemilu Damai dan Kondusif

Selain itu dalam surat pernyataan kader HMI Pontianak menyampaikan suara hati nuraninya ke Kejaksaan Tinggi Kalbar menuntut agar oknum jaksa Kejati Kalbar berinisial AJ dengan lima tuntutan.

Dalam tuntutannya, Kajati Kalbar wajib memecat oknum jaksa kejati Kalbar AJ yang melakukan pelecehan seksual pada anak,

Kajati Kalbar diminta tidak  menghalangi proses penyelidikikan pada AJ.

Polda Kalbar harus menyelesaikan proses hukum AJ hingga tuntas.

Pemda harus memberikan pernyataan publik yang mengakui bahwa tindak pelecehan dan kekerasan seksual pada anak merupakan kejahatan kemanusiaan yang harus di selesaikan secara hukum dan meminta kepada masyarakat dan media untuk mengawal segala bentuk kejahatan seksual yang terjadi di Kalbar.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved