Densus 88 Amankan Terduga Teroris
Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Kalbar, Kerabat dan Kepala Desa Ungkap Sosok SS Sebenarnya
Tribunpontianak.co.id mencoba merangkum beberapa fakta menarik terkait diamankannya terduga teroris inisial SS yang diamankan di Kabupaten Kubu Raya
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Rizky Zulham
Sementara itu, kepala desa setempat, Musa mengakui ada warganya yang diamankan pihak kepolisian.
Namun demikian, Musa tidak mengetahui kasus warganya tersebut.
"Benar memang ada warga kita yang diamankan, tapi terkait kasusnya teroris saya tidak tahu," kata Musa, Senin (11/3/2019).
Musa mengatakan, SS telah tinggal sejak 1987 ini kesehariannya sebagai kuli bangunan.
Bahkan ia mengaku sebelum diamankan ada keinginan menggunakan jasa warganya tersebut.
"Dia inikan ahli ngaci bangunan, jadi kemarin sebelum diamankan itu saya ada niat mau minta tolong dia," katanya.
6. Suka Bergaul
Menurut Musa, warganya tersebut tidak menunjukan ciri-ciri yang mencurigakan.
Bahkan diakuinya warganya tersebut cukup berbaur dengan masyarakat sekitar.
"Dia ini tidak terlibat dalam jemaah apapun di lingkungan kami, seperti masyarakat biasa saja bergaul juga dengan yang lainnnya. Tertutup juga tidak orangnya," pungkasnya.
7. Target Kepolisian
Seorang pria diduga pelaku tindak pidana teroris di amankan tim gabungan Densus 88 dan Polda Kalbar di di Jl Arteri Supadio, Kubu Raya, Minggu (10/3/2019) sekitar pukul 15.15 WIB.
Di ketahui identitas terduga pelaku tindak pidana terorisme ini berinisal PK alias SS berusia 36 tahun ini merupakan sudah menjadi target tindak pidana terorisme di wilayah Pontianak
PK alias SS ditangkapan oleh tim Densus 88 dipimpin AKBP Nanggalan di Back Up satu tim Gegana Satbrimobda Kalbar.
8. Diduga Rencanakan Perampokan di Surabaya
Informasi di peroleh, PK alias SS ini merencanakan ingin amaliah rampok di Surabaya, mencari modal utama untuk melakukan jihad kepada para Thogut.
Sasaran PK alias SS adalah Bank.
Hasil uangnya akan mereka gunakan untuk membeli senjata dan merakit bom untuk di Poso.