Katak Kecil Nan Imut di Gunung Palung, Peneliti: Satu Dari 30 Spesies Genus Microhyla
Katak kecil imut-imut alias mungil (terkecil) ini berhasil dijumpai dan dokumentasikan oleh Tori Bakley
Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Madrosid
Citizen Reporter
Media Relation Yayasan Palung
Petrus Kanisius
Katak Kecil Nan Imut di Gunung Palung, Peneliti: Satu Dari 30 Spesies Genus Microhyla
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Katak kecil imut-imut alias mungil (terkecil) ini berhasil dijumpai dan dokumentasikan oleh Tori Bakley, beberapa pekan lalu di hutan hujan Taman Nasional Gunung Palung, Jumat, (22/02/2019).
Tori Baklye adalah seorang peneliti dari Yayasan Palung (GPOCP) saat ia berada di hutan hujan Taman Nasional Gunung Palung mengikuti/meneliti orangutan.
Saat mengikuti orangutan, eh malah ketemu katak kecil nan imut-imut tersebut.
Belum tahu pasti, katak apa nama katak yang berhasil dijumpai oleh Tori tersebut.
Apakah katak jenis baru atau katak yang dimaksud adalah dari jenis Microhyla nepenthicola.
Baca: Bupati Jarot Ikut Panen Perdana Kebun Warga di Gang Gamajaya
Baca: 194 Ribu Pelanggan Telkomsel di Kalbar Gunakan T-Cash yang Hari Ini Efektif Menjadi LinkAja
Baca: Kabag Ren Polres Sekadau Pimpin Upacara Peringatan Hari Sampah Nasional
Mengingat, katak terkecil yang pernah ada di Kalimantan, disebut-sebut sebagai katak terkecil yang ada di Kalimantan.
Adapun Microhyla nepenthicola adalah spesies katak yang ditemukan di Kalimantan. Ini adalah katak terkecil di dunia. Katak jantan dewasa dari spesies ini memiliki panjang 10,6-12,8 mm, sedangkan kecebong (berudu) berukuran hanya 3 mm.
Ini adalah salah satu dari 30 spesies dalam genus Microhyla.
Atau masuk dalam kelompok Microhyla orientalis yang berkerabat dekat dengan M. borneensis.
Atau juga masuk dalam Jenis Paedopyne amauensis (kodok terkecil) yang habitatnya di Papua Nugini. Tetapi apa mungkin jika ada jenis ini ada juga terdapat di Kalimantan. Masih belum berani memastikan jenis apa katak ini, apakah juga masuk dalam dafar jenis katak yang baru.
Mungkin teman-teman pernah berjumpa dengan katak jenis ini atau ada yang mengetahui namanya?.
Akan tetapi yang pasti, katak yang berhasil dijumpai tersebut setidaknya menjadi kekayaan hayati yang tak terpisahkan yang boleh menjadi megabiodiversity dan perpustakaan alam yang tak tergantikan.
Keanekaragaman hayati dan kelengkapan megabiodiversity yang ada di Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) berupa flora dan fauna (tumbuhan dan satwa) menjadi sumber ilmu pengetahuan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/foto-katak-kecil-yang-berhasil-dijumpai-oleh-tori-bakley.jpg)