Kabag Ren Polres Sekadau Pimpin Upacara Peringatan Hari Sampah Nasional

Peringatan hari peduli sampah nasional diperingati setiap 21 Februari................................

Kabag Ren Polres Sekadau Pimpin Upacara Peringatan Hari Sampah Nasional
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Kabag Ren Polres Sekadau Kompol S. Eka D saat menjadi inspektur upacara pada peringatan hari sampah nasional yang bertempat di bundaran tugu jam, kawasan pasar tradisional Jl. Kapuas, Jumat (22/2). 

Kabag Ren Polres Sekadau Pimpin Upacara Peringatan Hari Sampah Nasional

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Peringatan hari peduli sampah nasional diperingati setiap 21 Februari.

Untuk memberi kesadaran kepada seluruh elemen masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sekadau bersama Polres Sekadau menggelar upacara peringatan yang bertempat di bundaran tugu jam, kawasan pasar tradisional Jl. Kapuas, Jumat (22/2).

Kabag Ren Polres Sekadau Kompol S. Eka D menjadi inspektur upacara pada peringatan hari sampah nasional tersebut.

Ia mengajak seluruh anggota Polres Sekadau memelihara kebersihan lingkungan dengan meningkatkan kesadaran dan bekerjasama mengelola sampah. Upaya ini untuk hidup bersih sehat dan bernilai sehingga dapat meningkatkan pembangunan kabupaten Sekadau.

Baca: Azyumardi Azra Harap Pilpres Tak Membuat Masyarakat Terpecah Belah

Baca: Polsek Menyuke Patroli Malam, Sampaikan Imbauan Kepada Masyarakat

Baca: Kapolsek Kayan Hulu Iptu Sujiono menghadiri kegiatan Upacara Peringatan Hari Pandu Sedunia

"Hari peduli sampah di canangkan tanggal 21 February 2006 oleh kementerian lingkungan hidup untuk pertama kalinya. Peringatan ini muncul atas ide dan desakan sejumlah lihat untuk mengenang peristiwa di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat pada 21 February 2005 dimana sampah dapat menjadi mesin pembunuh yang merenggut nyawa lebih dari 100 jiwa. Pada peristiwa naas tersebut terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan ledakan gas metana pada tumpukan sampah akibatnya 157 jiwa melayang," ujarnya.

Melalui peringatan hari peduli sampah nasional, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membudayakan hidup bersih yang dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan terdekat.

Seperti yang diketahui, kegiatan hari peduli sampah nasional diperingati dalam rangka memperingati peristiwa ledakan gas metana di Leuwigajah pada 21 Februari 2005 yang merenggut nyawa ratusan jiwa serta dalam rangka membudayakan hidup bersih di lingkungan hidup sekitar.

Lokasi kegiatan upacara diambil di pasar Sekadau dalam rangka mengajak masyarakat, untuk turut berpartisipasi menjaga lingkungan sehingga tidak menjadikan pasar Sekadau menjadi wilayah yang kumuh dan terhindar dari sarang penyakit. (gam)

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved