Penemuan Mayat
Fakta-fakta Temuan Wanita Tewas Tergantung, Terungkap Dugaan Hingga Faktor Penyebab Kematian Korban
Barang bukti yang diamankan pihak kepolisian yakni kursi plastik warna biru, silet dan bungkusnya serta seutas tali.
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
"Gambaran perlakuan kekerasan yang dilakukan korban pada dirinya sendiri yaitu ada jejas di leher, itu biasanya identik dengan gantung diri," kata dr Monang.
Namun Dr Monang harus memastikan apakah korban bunuh diri atau dibunuh orang, harus dilakukan autopsi.
"Nah, gantung dirinya itu, si korban menggantung dirinya sendiri atau digantung oleh orang lain itu perlu pembuktian dengan autopsi," terangnya.
Dr Monang akan mengkaji ulang dan mendalami jejak kematian korban.
"Besok akan coba saya kaji ulang dan menggali lagi dari teman-teman penyidik, seperti data dari TKP, perjalanan dari TKP sampai kesini, begitu," tuturnya.
Dr Monang menjelaskan bahwa hasil autopsi nantinya akan memastikan penyebab kematian korban.
"Yang pasti autopsi akan lebih memperjelas, dari hasil autopsi ini nantilah yang akan membuka tabir fakta sebab meninggalnya korban, yang baru saja saya lakukan hanya visum luar saja," tuturnya.
Hasil visum luar dokter ahli forensik menemukan dua luka di anggota tubuh korban.
"Dari hasil visum luar tadi, lukanya hanya ada dua, di tangan kanan dan tangan kiri doang, itu saja, yang lain-lain tidak ada," ujarnya.
Namun Dr Monang belum membuat kesimpulan penyebab pasti kematian korban.
"Sementara belum ada kesimpulan penyebab pastinya korban ini meninggal," tandasnya.
Baca: 4 Perawatan Wajah dengan Garam, Bisa untuk Sabun Muka!
Baca: Rain Ungkap Masa Depan Karier Bernyanyinya, Apakah Akan Segera Pensiun?
3. Hasil Olah TKP Tim Inafis
Unit Reskrim Polresta Pontianak Kota memanggil tim inafis utuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Inafis Polresta Pontianak Kota, Bripka Agung Utomo menjelaskan dugaan sementara penyebab kematian korban.
"Dari hasil pengecekan barang-barang di TKP tidak ditemukan adanya barang-barang yang hilang," ujarnya Selasa (19/2/2019) malam, pada awak media.